Sukabuminow.com || Ramadan tak hanya soal ibadah, tapi juga momen kebersamaan. Di Kabupaten Sukabumi, Alun-Alun Palabuhanratu berubah menjadi magnet warga setiap sore. Dari berburu takjil hingga buka bersama, ratusan orang tumpah ruah, menikmati suasana penuh hangat di jantung kota.
Alun-Alun yang berada tepat di depan Masjid Agung Palabuhanratu ini menjadi pusat aktivitas jelang maghrib. Bukan hanya warga sekitar, tapi juga dari luar daerah, datang untuk menikmati tradisi ngabuburit dan berbuka bersama.
Henti (34 th), warga Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, mengaku sengaja membawa keluarganya ke Palabuhanratu karena penasaran setelah melihat keramaian di media sosial.
“Lihat di medsos kok rame banget, akhirnya penasaran dan datang ke sini bareng keluarga. Ternyata seru banget, suasananya beda,” katanya saat ditemui Jumat (21/3/25).
Sementara itu, Deni (28 th), datang bukan sekadar untuk berbuka. Ia mengabadikan momen keramaian sebagai bagian dari hobinya memotret.
“Lumayan, bisa nambah koleksi foto tema Ramadan. Suasananya ramai, momennya dapet banget, penuh kehangatan,” ujarnya.
Alun-Alun Palabuhanratu memang tak hanya menjadi tempat berkumpul. Ia menyimpan suasana khas Ramadan yang menggugah: tawa anak-anak, deretan pedagang takjil, hingga lantunan adzan maghrib yang menandai waktu berbuka. Semua melebur dalam satu ruang, menciptakan nuansa kebersamaan yang sulit dilupakan.
Ramadan bukan sekadar bulan suci, tapi juga waktu untuk mendekatkan diri—pada Tuhan, pada sesama. Alun-Alun Palabuhanratu menjadi saksi, bahwa kehangatan itu masih nyata. (Edo)
Redaktur : Andra Permana
