Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi di Sukabumi, Ambulans dan Pikap Adu Kepala

Sukabuminow.com || Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan ambulans milik Baznas dan kendaraan pikap terjadi di Jalan Pelabuhan II, tepatnya di Kampung Pasirgabig, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (7/4/26) siang.

Insiden yang berlangsung sekitar pukul 14.16 WIB itu menyita perhatian publik setelah video dan laporan warga beredar luas di media sosial. Tabrakan terjadi secara adu kepala, menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah dan sejumlah korban mengalami luka hingga sempat terjepit di dalam kendaraan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Dikdik (50 th), kecelakaan bermula saat ambulans melaju dari arah Cikembar menuju Kota Sukabumi. Di saat bersamaan, dua sepeda motor dari arah berlawanan berada di jalur kiri.

“Ambulans itu menghindari motor, banting setir ke kanan. Nah, dari arah berlawanan ada mobil pikap yang bawa sekam,” ujarnya.

Pikap tersebut diketahui mengangkut sekitar 120 karung sekam dengan total beban diperkirakan mencapai satu ton. Beban berat itu diduga membuat kendaraan sulit dikendalikan saat situasi mendadak terjadi.

Sementara itu sopir ambulans Baznas, Deden, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya baru saja mengantar pasien dari Jakarta dan tengah kembali ke Sukabumi dalam kondisi tanpa membawa pasien.

“Saya habis antar pasien dari Jakarta, posisi ambulans kosong. Saya menghindari motor, tapi dari depan pikap itu seperti tidak kuat menahan laju karena muatan,” jelasnya.

Benturan keras tak terhindarkan. Dalam video yang diunggah warganet, terlihat warga sekitar dan pengguna jalan berupaya mengevakuasi sopir dan penumpang pikap yang terjepit di kabin depan.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Pelabuhan II yang merupakan jalur utama penghubung Sukabumi–Palabuhanratu. Kendaraan sempat menumpuk sebelum akhirnya petugas melakukan evakuasi.

Korban dari kedua kendaraan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Sopir ambulans mendapatkan perawatan di klinik, sementara sopir dan penumpang pikap dibawa ke RSUD Sekarwangi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan berkendara, terutama di jalur padat dan berisiko tinggi seperti Pelabuhan II.

Informasi di lapangan menyebutkan, kedua pihak kemungkinan akan menyelesaikan kasus ini melalui jalur mediasi kekeluargaan.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru