Rentetan Longsor dan Kerusakan Rumah Terjadi Usai Hujan Deras di Sukabumi

Sukabuminow.com || Cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Sukabumi pada 11–14 November 2025 memicu enam bencana hidrometeorologi. Intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang menyebabkan tanah longsor serta kerusakan bangunan di sejumlah kecamatan. Meski demikian, BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa.

Manajer Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan bahwa rentetan peristiwa tersebut dipicu akumulasi curah hujan yang meningkat sejak awal pekan.

“Semua titik kejadian telah dipantau dan ditangani oleh petugas P2BK di masing-masing wilayah,” ujarnya, Minggu (16/11/25).

  1. Longsor Pertama di Cireunghas (11 November 2025)

Bencana pertama tercatat pada Selasa, 11 November 2025, sekitar pukul 18.00 WIB di Kampung Pojok, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas. Longsoran tanah merusak tembok penahan tanah serta dinding kamar mandi rumah warga sepanjang 9 meter. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak sore.

  1. Longsor Cicantayan (13 November 2025, 04.00 WIB)

Pada Kamis, 13 November 2025, longsor terjadi di Kampung Cinangka, Desa Cantayan, Kecamatan Cicantayan. Material longsor setinggi 3 meter dan panjang 10 meter menimpa bagian samping rumah milik Elah. Satu keluarga dengan dua jiwa terdampak tanpa korban luka.

  1. Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang di Waluran (08.35 WIB)

Hujan deras disertai angin kencang merusak bagian depan atap dua rumah milik Abudin dan Hepi di Kampung Cikaret, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran. Total dua keluarga berisi lima jiwa terdampak, namun tidak ada korban.

  1. Dapur Rumah Ambruk di Cikakak (15.00 WIB)

Curah hujan tinggi menyebabkan struktur dapur rumah Nata di Kampung Cileungsing, Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak ambruk. Satu keluarga dengan dua jiwa sempat mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu.

  1. Longsor di Nagrak (16.00 WIB)

Longsoran tanah berukuran 6 x 4 meter terjadi di Kampung Bojongkawung, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak. Material tanah mengancam rumah milik Hermanto yang dihuni tiga jiwa. Tidak ada korban jiwa.

  1. Longsor Besar di Cicurug (14 November 2025, 17.30 WIB)

Pada Jumat, 14 November 2025, longsor kembali terjadi di Kampung Bangkongreang, Desa Benda, Kecamatan Cicurug. Tembok penahan tanah (TPT) seluas 30 x 20 meter ambruk akibat tingginya curah hujan. Material longsor menutup jalan setapak sehingga akses sementara terputus. Rumah terdampak dihuni satu keluarga berisi lima jiwa.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru