Sukabuminow.com || Kabar membanggakan datang dari Putri Nelayan terpilih pada peringatan Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Djemima Shireen Ferdinad. Pelajar kelas XI SMAN 1 Cisolok itu berhasil lolos ke tahap Audisi Offline Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi (PDWMJKS) 2025.
Ketua Panitia Hari Nelayan ke-65 Palabuhanratu, Nandang, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian Djemima. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bukan hanya bagi Djemima namun juga bagi dirinya.
“Ini bukti bahwa anak nelayan juga mampu bersaing di ajang prestisius tingkat kabupaten. Kami sangat bangga atas pencapaian Djemima dan memberikan dukungan penuh agar ia dapat tampil maksimal pada audisi mendatang,” ujar Nandang, Minggu (17/8/25).
Kepala Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu itu menambahkan, kiprah Djemima di ajang Mojang Jajaka 2025 sejalan dengan semangat Hari Nelayan yang tidak hanya menonjolkan tradisi bahari, tetapi juga menumbuhkan generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing.
“Sebagai panitia, kami tentu mendoakan yang terbaik untuk Djemima. Semoga ia mampu menginspirasi anak-anak muda nelayan lainnya untuk berani bermimpi besar,” imbuhnya.
Djemima sendiri sebelumnya menorehkan kisah inspiratif saat mengikuti seleksi Putri Nelayan. Ia berhasil memikat juri berkat pengetahuan, wawasan, serta kepercayaan dirinya dalam membawakan visi anak nelayan masa kini. Keberhasilannya menyabet gelar Putri Nelayan menjadi langkah awal yang kini mengantarkannya ke Audisi Offline Mojang Jajaka Sukabumi 2025.
Dengan lolosnya ke tahap Audisi Offline, Djemima akan bersaing dengan puluhan peserta lain yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Dukungan dan doa terus mengalir, khususnya dari jajaran panitia Hari Nelayan Ke-65 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang berharap Djemima dapat melangkah lebih jauh hingga meraih prestasi terbaik.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
