Banjir Terjang Kampung Cileungsi Sukabumi, Rumah Warga dan Toko Bangunan Terendam

Sukabuminow.com || Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali memicu bencana banjir. Kali ini, air bah merendam sejumlah rumah dan bangunan usaha warga di Kampung Cileungsi, Desa Citarik.

Dalam video berdurasi 53 detik yang diunggah oleh akun media sosial Dede Ilham, tampak derasnya aliran air menerjang dari belakang rumah warga hingga menutupi badan jalan. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (23/5/25).

Samsul Bahri (31 th), pemilik rumah yang terdampak, mengungkapkan bahwa banjir bukan pertama kalinya menimpa tempat tinggal sekaligus tempat usahanya itu.

“Ini kejadian yang ketiga kalinya. Setiap hujan deras pasti seperti ini. Tadi air datang dari belakang rumah, tingginya sampai dua meter dari bekas kolam. Semua barang terendam, sekarang masih dalam proses dibersihkan,” ujar Bahri saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, banjir bermula dari luapan air di samping rumahnya yang tidak tertampung, diduga karena adanya sumbatan sampah dan bangunan liar yang menghalangi aliran sungai.

“Air awalnya dari pinggir jalan, lalu meluap ke bendungan. Sampah sudah dibersihkan pagi-pagi, tapi tetap saja air meluap. Di belakang rumah ada bangunan kosong di atas sungai, jadi air tidak mengalir lancar. Itu yang bikin banjir,” tambahnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Desa Citarik, Sumantri, bersama Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, langsung turun ke lokasi untuk meninjau dampak bencana.

“Hari ini kami meninjau beberapa titik. Pertama di Kampung Gadog Nagrog, Sungai Cilogawa meluap dan merusak perbaikan irigasi yang baru selesai. Kedua, di Kampung Cileungsi, air dari irigasi Citando meluap ke atas, dan satu rumah serta toko bangunan terendam hingga satu meter,” jelas Sumantri.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material tak dapat dihindarkan karena rumah dan perabotan warga terendam air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Hujan masih sering turun, dan kami sudah menyampaikan peringatan melalui grup RT dan RW,” pungkasnya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru