Wabup Sukabumi Tinjau RSUD Palabuhanratu, Soroti IGD Baru dan Kerusakan Pascabencana

Sukabuminow.com || Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, melakukan monitoring progres pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru RSUD Palabuhanratu sekaligus memastikan langkah cepat atas kerusakan fasilitas akibat banjir, Selasa (8/4/25).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di tengah riuh lalu lintas pelayanan medis, Andreas bergerak menyusuri area proyek pembangunan IGD yang baru, berbincang dengan pihak rumah sakit, serta menyoroti langsung kondisi tembok rumah sakit yang sempat jebol akibat banjir besar beberapa waktu lalu.

“In Syaa Allah, pembangunan IGD ini bisa segera selesai dan difungsikan. Ini kebutuhan mendesak bagi masyarakat, apalagi kita harus siap dengan potensi lonjakan pasien,” ujarnya optimis.

Gedung IGD yang tengah dibangun diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan medis RSUD Palabuhanratu, yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di wilayah selatan Sukabumi.

Namun di balik pembangunan, bencana masih menyisakan luka. Beberapa bagian dinding rumah sakit tampak rusak akibat terjangan air saat banjir. Hal ini menjadi sorotan serius Wabup. Ia menegaskan pentingnya percepatan perbaikan demi menjamin kelancaran pelayanan kesehatan yang tidak boleh terganggu.

“Perbaikan harus cepat dilakukan, mumpung cuaca sedang bersahabat. Ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan pasien serta tenaga medis. Rumah sakit adalah pelayanan dasar yang harus diprioritaskan,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Andreas juga menyempatkan diri menyapa para pasien yang tengah menjalani perawatan. Ia mendengarkan keluhan secara langsung dan menyuntikkan semangat untuk kesembuhan mereka, menciptakan suasana humanis di tengah hiruk-pikuk proyek pembangunan.

Langkah monitoring ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat infrastruktur kesehatan, terlebih di wilayah pesisir yang rentan terhadap bencana. Ke depan, pemerintah juga direncanakan memperkuat sistem drainase dan pengamanan bangunan publik di zona rawan banjir sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang. (Ridwan HMS)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru