AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Pupuk Subsidi Aman, Pertanian Sukabumi Siap Hadapi Musim Tanam 2026

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi musim tanam awal tahun 2026. Salah satu fokus utama adalah menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani agar proses produksi pertanian berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Jumat (2/1/26), stok pupuk bersubsidi berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan petani. Hal tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

“Pupuk merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu, ketersediaannya harus terjamin sejak awal musim tanam, baik dari sisi jumlah maupun kelancaran distribusi,” ujar Aep.

Ia menjelaskan, ketersediaan pupuk bersubsidi tidak hanya dilihat dari stok di kios, tetapi juga kesiapan gudang penyimpanan sebagai bagian dari rantai distribusi. Dengan sistem distribusi yang terpantau, kebutuhan petani di berbagai wilayah dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.

Menurut Aep, prinsip tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi perhatian utama dalam penyaluran pupuk subsidi. Hal ini penting agar manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh petani yang berhak dan mendukung efisiensi biaya produksi di tingkat lapangan.

“Kami mendorong seluruh pemangku kepentingan pertanian untuk menjaga tata kelola pupuk subsidi yang transparan dan akuntabel. Dengan begitu, petani dapat fokus meningkatkan hasil tanam tanpa dibebani persoalan ketersediaan sarana produksi,” katanya.

Lebih lanjut, Aep menyampaikan bahwa kesiapan pupuk bersubsidi sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi. Dengan dukungan sarana produksi yang memadai, sektor pertanian diharapkan mampu berkontribusi optimal dalam menjaga pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Musim tanam 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian dan daya saing pertanian daerah. Ketersediaan pupuk yang terjamin adalah fondasi penting menuju pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page