Kabupaten SukabumiPeristiwa

Sepakat, KR Baruna Jaya Penuhi Tuntutan Keluarga Korban Tabrakan Perahu

Sukabuminow.com || Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi : BPPT, siap bertanggung jawab penuh. Kepada keluarga korban perahu fiber Bintang 01, yang tertabrak Kapal Riset Baruna Jaya di Perairan Sawarna, Banten. Kepastian itu didapat, setelah melalui proses mediasi. Yang ditengahi Satpol Pol Air Polres Sukabumi di Mako Satpol Air. Minggu (3/11/19).

Ketua DPC HNSI : Dede Ola, melalui Sekretaris : Ujang SB mengatakan, musibah tabrakan perahu nelayan dan KR Riset Baruna Jaya BPPT, diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sudah sepakat. Semua tuntutan keluarga korban, akan dipenuhi pihak BPPT. Berupa uang duka, pengobatan, biaya penguburan, dan 1 unit perahu. Sebagai pengganti yang tertabrak,” terang Ujang SB.

Di tempat sama, Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT, M Ilyas mengatakan, semua kompensasi yang diberikan berhubungan dengan nelayan. Seperti penggantian perahu yang masuk dalam kesepakatan. Sebab perahu menjadi alat para nelayan tersebut mencari nafkah.

“Win win solution sudah disepakati. Kapal kami sedang melaksanakan tugas negara. Jadi masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sehingga secepat mungkin diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga :

Pria bergelar Doktor tersebut menjelaskan, pihaknya juga akan memberikan trauma healing kepada 2 korban selamat. Sebab musibah tersebut, dipastikan akan berpengaruh pada mental keduanya.

“Sudah pasti, mereka tidak akan segera melaut lagi karena trauma. Kita akan berikan trauma healing. Untuk korban yang belum ditemukan, kami bekerja sama dengan Basarnas. Untuk melakukan pencarian sesuai SOP mereka,” bebernya.

Ilyas menegaskan, pihaknya meminta bantuan kepada Basarnas pusat. Untuk mencari Amit, korban yang masih hilang.

“Kami sudah menghubungi Deputi Operasi Basarnas pusat. Yang jelas, kami akan memenuhi semua yang diharapkan oleh keluarga korban,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan laut di Perairan Sawarna, Bayah, Lebak, kembali terjadi. Sabtu (2/11/19). Kali ini, satu unit perahu nelayan asal Cisolok, dengan nama Bintang 01 terlibat tabrakan dengan kapal besar Baruna Jaya. Yang merupakan Kapal Riset milik BPPT.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi : Faber Sinaga mengatakan, kapal nelayan tersebut ditumpangi 3 anak buah kapal : ABK. Di antaranya : Andi (33), Nurdin, (40) dan Amit (50). Nama terakhir, belum ditemukan hingga saat ini. Sedangkan kondisi 2 nama pertama telah membaik. Setelah dirawat di IGD RSUD Palabuhanratu. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page