Sukabuminow.com || Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengapresiasi PT. Semen Jawa (SCG) yang turut aktif membantu Kabupaten Sukabumi menangani permasalahan sampah.
SCG akan mengolah sampah di TPA Cimenteng untuk dijadikan bahan bakar dalam pengolahan semen. Proses pengolahan sampah itu dilakukan dengan sistem Refuse Derived Fuel (RDF) yang dapat mengurangi emisi karbon.
“Penanganan sampah yang dilakukan SCG ini memberikan multiplier effect yang positif. Baik dari sisi nilai ekonomi maupun pelestarian lingkungan hidup yang sehat,” ujar Marwan usai penanda tanganan kerja sama penanganan sampah antara Bupati Sukabumi dan Presiden Direktur PT. Semen Jawa, Somchai Dumrongsil, di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Selasa (7/6/22).
Apalagi, ujar Marwan, upaya pengurangan dan penanganan sampah ini dilakukan dengan pendekatan 5 R, yakni Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot.
“Kemudian sampah hasil pengolahan itu dimanfaatkan untuk produksi energi,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Presiden Direktur PT. Semen Jawa, Somchai Dumrongsil mengatakan, kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen SCG dalam mewujudkan pabrik yang hijau, bersih, dan berkontribusi untuk lingkungan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.
Oleh karena itu, SCG melalui anak perusahaan PT. Semen Jawa akan mendukung pemerintah dalam pengelolaan sampah melalui teknologi RDF.
“RDF ini untuk memproduksi semen dalam hal bahan bakar alternatif dalam mengurangi batubara,” ungkapnya.
Menurut Somchai, teknologi RDF telah diimplementasikan di Thailand lebih dari 25 tahun. Kini akan dimulai di Sukabumi melalui kolaborasi dan kerja sama.
“Kolaborasi ini untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih baik. Terima kasih telah mengizinkan kami untuk selalu berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sukabumi,” pungkasnya. (Ridwan HMS)
Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
