Ruas Jalan Cisolok–Bayah Lumpuh Diterjang Banjir, Warga Panik dan Kendaraan Terjebak
Sukabuminow.com || Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/10/25) sore, menyebabkan banjir bandang melanda ruas Jalan Nasional Cisolok–Bayah, tepatnya di kawasan Jembatan Cikahuripan. Luapan Sungai Cisolok yang melimpas ke badan jalan membuat arus lalu lintas terhenti total selama beberapa waktu.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan derasnya air bah yang menutupi seluruh permukaan jalan. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara warga yang panik sambil bertakbir, sementara air bercampur lumpur terus mengalir deras dari arah perbukitan ke jalan utama.
Salah satu pengendara, Dendi (32 th), warga Kecamatan Cikakak, mengaku sempat melintasi jalur tersebut beberapa saat sebelum banjir makin besar.
“Tadi pas lewat sekitar pukul 17.00 air masih kecil, cuma menggenangi bahu jalan. Tapi sekitar pukul 17.20 saya dapat kabar dari teman, air sudah naik dan menutupi seluruh jalan,” ujarnya.
Beberapa pengguna jalan lain yang terjebak di lokasi mengaku tidak bisa melintas karena arus air terlalu deras.
“Kami semua berhenti karena air deras sekali, takut kendaraan terseret. Banyak motor yang balik arah,” kata Ahmad (40 th), seorang pemotor yang saat itu sedang menuju arah Bayah
Dari pantauan warga, banjir bandang tidak hanya menutup jalan nasional, tetapi juga merendam sawah dan sebagian rumah warga di sekitar bantaran Sungai Cisolok. Air yang datang dari arah hulu membawa lumpur dan batang kayu, sehingga memperparah kondisi di bawah.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Cikahuripan maupun Kecamatan Cisolok terkait dampak kerusakan maupun penanganan pascabencana. Namun, warga berharap petugas segera turun ke lapangan untuk membuka akses jalan dan membantu evakuasi warga terdampak.
Peristiwa ini menjadi peringatan agar masyarakat di sekitar daerah aliran Sungai Cisolok tetap waspada terhadap potensi banjir bandang susulan, mengingat curah hujan di wilayah pesisir selatan Sukabumi masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana



