Sukabuminow.com || Kepedulian terhadap korban kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari RSUD Palabuhanratu yang menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada warga terdampak.
Direktur RSUD Palabuhanratu, dr. Rulli Suyono Saputra, memimpin langsung penyaluran bantuan bersama seluruh jajaran rumah sakit ke posko logistik kebakaran. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga bersilaturahmi dengan sesepuh Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, di kediaman Kepala Desa Sirnaresmi sebagai bentuk penghormatan sekaligus menyampaikan dukungan moril kepada masyarakat.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok berupa sembako, makanan ringan, pakaian layak pakai, hingga sejumlah pasang sepatu untuk anak-anak usia sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.
Direktur RSUD Palabuhanratu, dr. Ruli Suyono Saputra, mengaku sangat prihatin setelah menyaksikan langsung dampak kebakaran yang menghanguskan permukiman warga.
“Tidak ada kata-kata yang bisa kami ucapkan setelah melihat dampak luar biasa dari kebakaran ini. Kami turut bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” kata Ruli di lokasi, Jumat (31/7/26).
Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan hasil gotong royong seluruh keluarga besar RSUD Palabuhanratu. Mulai dari tenaga kesehatan, pegawai, hingga jajaran manajemen rumah sakit turut berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Bantuan ini berasal dari seluruh civitas hospitalia RSUD Palabuhanratu, dari bawah hingga atas. Ini menjadi bukti kekompakan dan rasa kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” jelasnya.
Selain menyerahkan bantuan, Ruli juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada seluruh warga terdampak. Ia berharap masyarakat diberikan ketabahan, kekuatan, dan semangat untuk bangkit kembali setelah bencana tersebut.
“Kami turut berdukacita atas musibah kebakaran ini. Semoga seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesehatan untuk melewati masa-masa sulit ini.”
Sebagai dokter, ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama berada di lokasi pengungsian maupun tempat penampungan sementara. Perubahan cuaca dan aktivitas yang padat, menurutnya, berpotensi menurunkan daya tahan tubuh apabila tidak diantisipasi dengan baik.
“Jaga kondisi badan agar tidak sampai drop, apalagi cuaca seperti sekarang. Jangan sampai telat makan, cukupi kebutuhan cairan dengan banyak minum, dan tetap perhatikan kesehatan diri maupun keluarga,” pintanya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
