AdvertorialKabupaten SukabumiPariwisataPemerintahan

Revalidasi CPUGG di Depan Mata, Ini Tugas Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi bersiap menyambut tim asesor Unesco yang akan melakukan revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG). Menurut rencana, tim yang diisi oleh dua orang perwakilan Unesco tersebut akan tiba di Indonesia pada 24 Mei mendatang.

Selama lima hari di Kabupaten Sukabumi atau hingga tanggal 28 Mei 2022, tim asesor akan berkeliling ke kawasan CPUGG. Tujuannya untuk melihat secara langsung upaya Pemkab Sukabumi dan Badan Pengelola CPUGG dalam merealisasikan 13 rekomendasi yang wajib dipenuhi sebagai syarat untuk sertifikasi ulang Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Sebagai upaya persiapan, Pemkab Sukabumi dan BP CPUGG telah duduk bersama dalam rapat menyamakan persepsi ya g dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, yang juga Ketua BP CPUGG di Geopark Information Center (GIC) Citepus, Palabuhanratu, 6 April lalu.

Tampak hadir beberapa perangkat daerah yang akan terlibat menyukseskan revalidasi CPUGG. Salah satunya, Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi yang diwakili Sekretaris, Sahril Hidayat.

“Rapat kemarin itu membicarakan tentang tugas apa saja yang akan didapatkan oleh tiap PD untuk menyukseskan revalidasi CPUGG. Termasuk Dinas Perkim,” terang Sahril, Sabtu (9/4/22).

Sahril mengatakan, pihaknya bertugas untuk melakukan berbagai pembenahan di sekitar area yang akan dilewati oleh tim asesor selama proses revalidasi CPUGG.

“Kami harus melakukan pembenahan di sekitar area yang akan dilewati oleh tim asesor sesuai dengan kewenangan kami,” beber Sahril.

Adapun pembenahan, kata Sahril, akan dilakukan di antaranya pembenahan dan sentuhan di Gerbang CPUGG di Bagbagan, Palabuhanratu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Citepus, Taman Megalodon di Surade, dan jalan lingkungan yang akan dilewati tim asesor menuju lokasi yang akan ditinjau.

“In Syaa Allah kami siap menyukseskan revalidasi CPUGG ini. Sebab bagaimanapun juga, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Sehingga sertifikat dari Unesco bisa kembali diraih Geopark Ciletuh-Palabuhanratu,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button