Kantor Desa Balekambang Sukabumi Terbakar, Berkas dan Komputer Ikut Hangus

Sukabuminow.com || Kantor Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilalap api, Kamis (9/7/26) sore. Korsleting listrik dari pemanas air yang masih terhubung ke stopkontak diduga menjadi penyebab awal kebakaran. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas kantor dan dokumen administrasi desa mengalami kerusakan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 hingga 16.40 WIB di Gedung Kantor Desa Balekambang, Kampung Gudang RT 02/05. Api diketahui pertama kali oleh warga yang melintas di depan kantor desa. Warga kemudian segera memberi tahu pegawai desa dan masyarakat sekitar untuk melakukan penanganan awal.

Upaya pemadaman pertama dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di dalam gedung. Berkat tindakan cepat tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bagian bangunan lainnya.

Wakil Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Cibadak, Heri, mengatakan petugas menerima laporan pada sore hari dan langsung menuju lokasi. Saat tiba, kondisi api sudah berhasil dikendalikan oleh pegawai desa sehingga petugas tinggal melakukan proses pendinginan.

“Saat kami tiba di lokasi, api sudah mulai padam. Yang terlihat hanya bara dan asap yang masih mengepul. Api berhasil dikendalikan lebih dulu oleh pegawai desa menggunakan APAR,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Heri, sumber api diduga berasal dari pemanas air listrik yang masih tersambung ke aliran listrik sehingga memicu korsleting.

“Tidak ada ledakan dalam kejadian ini. Dugaan sementara berasal dari pemanas air yang masih terpasang di stopkontak hingga menimbulkan kebakaran. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit komputer, meja kerja, kursi, jendela beserta kusennya mengalami kerusakan. Selain itu, sebagian dokumen dan berkas administrasi desa juga dilaporkan ikut terbakar.

“Kerusakannya tergolong sedang. Ada satu unit komputer, meja, kursi, jendela, dan sebagian berkas yang terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno, mengatakan pihaknya langsung melakukan asesmen setelah menerima laporan dari masyarakat. Koordinasi juga dilakukan bersama Damkar Pos V Cibadak dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nagrak agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga Kamis malam, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Pos V Cibadak, P2BK Kecamatan Nagrak, Polsek Nagrak, Koramil Nagrak, Satpol PP Kecamatan Nagrak, Pemerintah Desa Balekambang, serta warga sekitar. Kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah seluruh proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru