Ratusan Warga Sukabumi Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Tasyakuran

Sukabuminow.com || Ratusan warga Kampung Tugu, RT 03/02, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan pada acara tasyakuran kehamilan empat bulanan, Jumat (22/8/25) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga yang menghadiri acara tersebut mengeluhkan gejala mual, muntah, dan pusing tak lama setelah menyantap hidangan. Keluhan mulai dirasakan sekitar pukul 23.00 WIB, lalu semakin banyak warga yang terdampak hingga keesokan harinya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara Adiwiguna, menjelaskan bahwa gejala keracunan mulai dirasakan warga pada Jumat tengah malam. Situasi semakin mengkhawatirkan saat pada Sabtu (23/8/25) pagi, puluhan warga secara bersamaan mengalami keluhan yang sama.

“Berdasarkan laporan, acara tasyakuran berlangsung pada Jumat malam pukul 20.00 WIB. Usai makan bersama, warga mulai mengeluhkan gejala sekitar pukul 23.00 WIB. Lalu, pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 WIB, keluhan mual, muntah, dan pusing dialami secara serentak, sehingga warga langsung dibawa ke Puskesmas Kabandungan,” terang Agung.

Ia menambahkan, tim kesehatan dari Puskesmas Kabandungan, Plt Camat Kabandungan, serta unsur TNI-Polri segera turun ke lokasi untuk menangani para korban.

“Update terakhir hingga pukul 19.28 WIB, jumlah warga terdampak sementara mencapai 117 orang. Kami masih menunggu perkembangan laporan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, yang langsung memantau situasi di lokasi, mengonfirmasi bahwa jumlah korban terus bertambah.

“Saat ini total ada 134 warga yang terdampak. Dari jumlah tersebut, 34 orang masih menjalani perawatan intensif, sedangkan sisanya sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, pihak Dinas Kesehatan telah mengambil sejumlah sampel makanan dari acara tersebut untuk diteliti di laboratorium.

“Untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini, petugas kesehatan sudah membawa sampel makanan guna dilakukan uji laboratorium. Hasilnya akan menjadi dasar penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru