Sukabuminow.com || Produksi jagung di Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren yang menggembirakan sepanjang paruh pertama tahun 2025. Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mencatat realisasi tanam jagung mencapai lebih dari 6.000 hektare di lima kecamatan utama, yakni Jampangtengah, Warungkiara, Ciemas, Cidadap, dan Surade.
Dari data yang dihimpun Bidang Sarana, Warungkiara mencatatkan lonjakan signifikan pada Februari dengan realisasi tanam mencapai 1.060 hektare, sementara Ciemas mencatatkan angka tertinggi pada Maret dengan 905 hektare.
“Ini merupakan bukti nyata kerja keras petani dan penyuluh di lapangan. Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan semangat petani di tengah berbagai tantangan iklim dan harga komoditas,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, Sabtu (5/7/25).
Ia menambahkan, distribusi tanam jagung pada Januari hingga Juni 2025 cukup merata. Misalnya, Jampangtengah mencatat 1.230 hektare tanam pada Februari, sementara Cidadap aktif menanam pada April dengan 224 hektare.
“Ke depan, kami akan terus memberikan dukungan dari sisi sarana produksi, pendampingan teknis, hingga akses pasar agar petani semakin sejahtera,” imbuhnya.
Tuty juga menyampaikan optimisme bahwa Sukabumi mampu menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional, terutama pada komoditas jagung yang strategis.
“Dukungan terhadap program pemerintah pusat akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
