Pesona Pantai Cempaka Ratu Sukabumi: Surga Tersembunyi yang Menyatu dengan Nilai Religi dan Alam

Sukabuminow.com || Pantai Cempaka Ratu di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi primadona baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Keindahan alamnya yang masih asri dan suasananya yang tenang menjadikan pantai ini sebagai destinasi favorit untuk melepas penat, merenung, sekaligus menikmati pesona alam Sukabumi yang tiada duanya.

Setiap akhir pekan, kawasan Pantai Cempaka Ratu tampak hidup. Deretan kendaraan pribadi dan motor berjajar di jalan setapak menuju pantai. Sejumlah keluarga bersantai di atas bebatuan besar menikmati semilir angin laut, para remaja sibuk mengabadikan momen di antara birunya laut dan hijaunya pepohonan pandan, sementara anak-anak berlarian riang di bibir pantai menyambut ombak kecil yang datang bergulung.

Meski dulunya sempat tersembunyi dan belum banyak dikenal, kini Pantai Cempaka Ratu Sukabumi menjelma menjadi magnet baru bagi wisatawan yang mencari suasana alami, sejuk, dan menenangkan di jalur Palabuhanratu–Banten.

Salah satu pengunjung, Anis Novita Sari, mengaku terpesona saat pertama kali berkunjung.

“Awalnya saya tahu dari media sosial, penasaran lalu datang. Ternyata pantainya indah sekali, rindang dengan pohon pandan, bersih, dan sangat nyaman untuk berfoto maupun bersantai,” ujarnya, Selasa (21/10/25).

“Tempat ini sejuk dan tenang, tinggal dijaga dan dirawat agar keasriannya tetap terjaga. Suasana alami seperti ini sulit ditemukan,” tambahnya.

Namun, di balik ramainya pengunjung, terdapat nilai filosofis dan pesan moral yang kuat dari para tokoh setempat agar keindahan Pantai Cempaka Ratu tidak kehilangan jati dirinya.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah, menegaskan bahwa Cempaka Ratu bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Tempat ini tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan nilai moral. Dulu pernah ada tempat hiburan malam di atas, tapi akhirnya bangkrut dan rusak karena kehilangan keberkahan. Ini jadi pelajaran agar kita tidak sombong dan tetap menjaga kesucian tempat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan bahwa Pantai Cempaka Ratu memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat setempat.

“Dulu di sini ada pohon cempaka besar yang menjadi simbol kemakmuran dan keteduhan, itulah asal nama Cempaka Ratu. Bagi saya, pantai ini bukan sekadar tempat wisata, tapi tempat yang cocok untuk menepi, beribadah, dan menyatu dengan alam. Di sini kita bisa merasakan kehadiran Tuhan lewat keindahan ciptaan-Nya,” jelasnya.

Menurut Junajah, pesona Pantai Cempaka Ratu adalah wujud nyata kebesaran Tuhan yang mengajarkan manusia tentang syukur dan kesederhanaan.

“Ketika kita memandang laut yang luas, langit biru, dan pepohonan yang hijau di sini, itu semua adalah ayat-ayat alam yang mengingatkan kita kepada Allah SWT. Keindahan ini bukan untuk disombongkan, tapi untuk disyukuri,” tuturnya penuh makna.

Kini, Pantai Cempaka Ratu bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga ruang refleksi diri. Senja yang keemasan, bebatuan karang yang kokoh, serta semilir angin laut menjadi pengingat bahwa keindahan sejati hanya akan bertahan jika manusia mampu menjaga dan mensyukurinya.

Bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan, menikmati panorama laut alami, sekaligus mengenal sisi spiritual Sukabumi, Pantai Cempaka Ratu Cikakak adalah pilihan tepat. Tempat ini bukan hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga menghadirkan kesejukan batin bagi siapa pun yang datang dengan hati bersih.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru