AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Permintaan Pasar Menurun, Perkebunan Kabsi Tetap Berjalan Normal

Reporter : Denden

Sukabuminow.com || Sektor perkebunan ikut terdampak dengan adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Beberapa kegiatan dipastikan ditunda, mengingat ketiadaan anggaran.

Kepala Seksie Penatausahaan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Gumilar Permana, mengatakan hal itu kepada Sukabuminow.com melalui sambungan telepon, Jumat (8/5/20).

“Seluruh kegiatan di Bidang Perkebunan ditunda dulu untuk tahun ini. Sebab, anggaran yang ada digunakan untuk percepatan penangangan Covid-19,” ungkap Gumilar.

Kendati begitu, kata Gumilar, komunikasi dengan kelompok perkebunan terus dijaga. Pihaknya juga tetap memberikan support sehingga para kelompok tani perkebunan dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya meski di tengah pandemi.

“Kelompok tani perkebunan terus diberikan semangat untuk tetap aktif di tengah pandemi Covid-19. Mereka juga tetap melaporkan kegiatan perkebunan yang berjalan. Karena data itu diminta oleh Kementerian Pertanian RI,” terangnya.

Ia menegaskan, produksi sektor perkebunan tetap berjalan normal, tidak ada yang berubah. Namun diakuinya, permintaan pasar berkurang akibat pandemi Covid-19.

“Akibatnya pemasukan para kelompok tani perkebunan berkurang 20 persen hingga 30 persen. Tapi mereka tetap beraktifitas normal. Sembari berharap, Covid-19 segera berakhir,” pungkas pria berkacamata itu.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close