Jamin Keamanan Wisata, Pemkab Sukabumi Bangun Sistem Asuransi Terintegrasi
Sukabuminow.com || Isu keamanan destinasi wisata kini menjadi perhatian serius secara nasional. Di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan domestik dan mancanegara, faktor perlindungan risiko menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan daya saing sebuah daerah.
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui Dinas Pariwisata mengambil langkah strategis dengan menjalin koordinasi bersama PT Asuransi Jastania Tbk atau Asuransi Jastan.
Koordinasi tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, dan dilaksanakan di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jumat (20/2/26). Pertemuan turut dihadiri Kepala Divisi Retail Asuransi Jastan beserta jajaran teknis Dinas Pariwisata.
Langkah ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bagian dari desain besar penguatan tata kelola pariwisata berbasis mitigasi risiko.
Keamanan sebagai Pilar Daya Saing Destinasi
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa keamanan dan perlindungan merupakan elemen fundamental dalam pengembangan sektor pariwisata modern.
“Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk memastikan wisatawan merasa aman saat berkunjung, sekaligus memberikan perlindungan bagi para pelaku usaha pariwisata,” ujarnya.
Menurutnya, pariwisata tidak hanya berbicara soal keindahan alam dan daya tarik budaya, tetapi juga menyangkut kepastian perlindungan apabila terjadi risiko di lapangan.
Kabupaten Sukabumi sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan destinasi unggulan, mulai dari kawasan pesisir, geopark, hingga wisata alam pegunungan. Tingginya kunjungan wisatawan membutuhkan sistem proteksi yang adaptif dan terintegrasi.
Isu Strategis: Mitigasi Risiko dan Standarisasi Nasional
Secara nasional, penguatan sistem asuransi wisata menjadi bagian dari tren pengembangan destinasi berbasis keselamatan (safety tourism). Skema perlindungan wisatawan dinilai mampu meningkatkan trust publik serta memperbaiki citra daerah.
Kerja sama dengan Asuransi Jastan diarahkan pada penyusunan skema perlindungan yang relevan dengan karakteristik destinasi Sukabumi, termasuk perlindungan bagi wisatawan, pelaku usaha, hingga penyelenggara event pariwisata.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung standar tata kelola pariwisata yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Komitmen Dunia Usaha Dukung Pariwisata Daerah
Pihak Asuransi Jastan menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung program perlindungan yang terintegrasi dengan kebutuhan sektor pariwisata daerah.
Kolaborasi pemerintah dan sektor keuangan ini dinilai sebagai model kemitraan strategis yang dapat direplikasi di daerah lain, khususnya dalam memperkuat ekosistem wisata yang resilien terhadap berbagai risiko.
Dampak Ekonomi dan Kepercayaan Publik
Penguatan sistem perlindungan tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kepercayaan wisatawan. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam mendongkrak angka kunjungan, lama tinggal (length of stay), serta perputaran ekonomi lokal.
Dengan pendekatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan terwujudnya:
- Destinasi wisata aman dan nyaman
- Peningkatan investasi sektor pariwisata
- Perlindungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pariwisata
- Penguatan citra Sukabumi sebagai destinasi unggulan nasional
Ali Iskandar menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh proses kerja sama berjalan sesuai regulasi serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transparansi.
“Ini bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam membangun pariwisata Sukabumi yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan terpercaya,” tegasnya.
Penegasan Akhir
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor asuransi, Kabupaten Sukabumi menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun tata kelola pariwisata modern berbasis mitigasi risiko.
Jika konsisten diimplementasikan, langkah ini berpotensi memperkuat posisi Sukabumi dalam peta pariwisata nasional sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




