Tanah Bergerak di Bantargadung, BPBD Kabupaten Sukabumi Siagakan Tenda Pengungsian

Sukabuminow.com || Pergeseran tanah terjadi di Kampung Cijambe, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak 22 Februari 2026 lalu. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena kondisi bangunan dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Sukabumi mendirikan enam tenda keluarga di lokasi terdampak. Selain itu, empat tenda tambahan disiagakan di kantor desa setempat untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah pengungsi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung, Sihabudin, menjelaskan bahwa pendirian tenda dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

“Enam tenda sudah terpasang untuk keluarga yang tidak memiliki alternatif tempat tinggal. Empat tenda lainnya kami siagakan di kantor desa apabila diperlukan,” ujarnya, Minggu (1/3/26).

Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat atau menyewa kontrakan sementara waktu. Namun, bagi warga yang tidak memiliki pilihan lain, tenda darurat menjadi solusi paling cepat dan aman di tengah situasi darurat.

Sihab menjelaskan, proses pendirian tenda melibatkan unsur P2BK dan relawan kebencanaan setempat. Petugas memastikan setiap tenda berdiri kokoh dan aman digunakan, mengingat potensi hujan masih tinggi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

“BPBD Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi tanah di sekitar lokasi terdampak. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan diperkuat untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian tanah bergerak di wilayah selatan Jawa Barat yang dipicu intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat cuaca ekstrem.

Sihabudin mengingatkan warga untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda retakan tanah atau bangunan yang semakin melebar.

“Keselamatan warga adalah yang utama. Jika ada tanda pergerakan tanah lanjutan, segera menjauh dari lokasi dan hubungi petugas,” tegasnya.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru