Waspada! Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Sekdis Pendidikan Kabupaten Sukabumi Kembali Beredar

Sukabuminow.com || Masyarakat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penyalahgunaan identitas pejabat melalui aplikasi perpesanan. Kali ini, beredar nomor WhatsApp +62 857-6198-9203 yang mengatasnamakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi.

Informasi tersebut disampaikan melalui poster peringatan yang disebarluaskan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan). Dalam poster tersebut ditegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik Herdiawan Waryadi dan diduga digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai pesan, panggilan telepon, maupun permintaan tertentu yang berasal dari nomor tersebut. Warga juga diminta tidak langsung menanggapi permintaan uang, data pribadi, maupun bentuk bantuan lainnya sebelum memastikan kebenaran identitas pengirim.

Fenomena pencatutan nama pejabat melalui media digital menjadi salah satu modus yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi melalui jalur resmi apabila menerima komunikasi yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.

Dalam klarifikasinya, Herdi menegaskan bahwa nomor +62 857-6198-9203 bukan merupakan nomor pribadinya.

“Saya menegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik saya dan tidak pernah saya gunakan untuk berkomunikasi dengan siapa pun. Apabila ada pesan, telepon, atau permintaan tertentu yang mengatasnamakan saya melalui nomor tersebut, dipastikan itu bukan berasal dari saya,” ujarnya, Minggu (12/7/26).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap setiap informasi atau permintaan yang diterima melalui aplikasi perpesanan, terutama yang berkaitan dengan uang, bantuan, maupun data pribadi.

“Silakan lakukan konfirmasi terlebih dahulu melalui saluran resmi Dinas Pendidikan atau kepada pihak yang benar-benar mengenal saya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban penipuan akibat penyalahgunaan identitas,” katanya.

Herdi juga mengajak masyarakat menjadi smart citizen dengan lebih bijak dalam menggunakan media digital. Menurutnya, kewaspadaan bersama menjadi langkah penting untuk memutus ruang gerak pelaku kejahatan siber yang memanfaatkan nama pejabat pemerintahan.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru