Kondisi Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi: Pusing, Batuk hingga Stres Ringan

Sukabuminow.com || Kondisi kesehatan warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai mendapat perhatian serius.

Puluhan warga yang terdampak peristiwa tersebut mendatangi posko kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Hingga hari ini, Minggu (26/7/26), sebanyak 45 pasien telah diperiksa oleh tim kesehatan. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pelayanan di posko kesehatan masih berlangsung.

Kasi Dokkes Polres Sukabumi, Aipda Fahmi Yussa, mengatakan jumlah warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

“Untuk kemarin ada 21 pasien. Hari ini sampai saat ini sudah 45 pasien dan masih berjalan,” kata Fahmi.

Keluhan kesehatan yang disampaikan warga cukup beragam. Beberapa pasien mengalami pusing, batuk, pilek, lemas, gangguan lambung, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tekanan darah tinggi, luka bakar ringan, hingga stres ringan.

“Kondisi ini menjadi perhatian karena warga masih berada dalam situasi pascakebakaran yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis,” ujar Fahmi.

Selain keluhan yang berkaitan dengan saluran pernapasan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap warga yang mengalami kelelahan dan gangguan kesehatan lain. Tim medis memberikan penanganan sesuai dengan keluhan dan kondisi masing-masing pasien.

Pelayanan kesehatan bagi korban kebakaran Kasepuhan Ciptamulya dilakukan secara terpadu. Posko tersebut melibatkan sejumlah unsur kesehatan, yakni Puskesmas Cisolok, Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Jawa Barat, hingga Dokkes Polres Sukabumi.

Kehadiran posko kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan dampak kebakaran. Warga terdampak tidak hanya membutuhkan bantuan untuk pemulihan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga perlu memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau.

Fahmi menyampaikan, pemeriksaan kesehatan akan terus dilakukan selama pelayanan di posko masih berjalan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih awal keluhan kesehatan yang muncul setelah kebakaran.

“Kami bersama tim kesehatan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak. Apabila ada keluhan, masyarakat dapat langsung memeriksakan kondisi kesehatannya di posko,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang muncul setelah peristiwa kebakaran. Terlebih, warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu perlu mendapatkan perhatian lebih agar kondisinya tidak memburuk.

Dalam situasi pascabencana, pemulihan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan utama. Penanganan yang cepat dan terkoordinasi diharapkan dapat membantu warga terdampak melewati masa pemulihan dengan lebih baik.

Kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya tidak hanya meninggalkan dampak terhadap lingkungan dan tempat tinggal warga. Peristiwa tersebut juga membawa konsekuensi terhadap kondisi fisik dan psikologis masyarakat yang terdampak.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana


BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru