Lawan Hama dengan Biosaka, Begini Cara Buatnya

Sukabuminow.com || Dewasa ini, dunia pertanian semakin maju berkat berkembangnya teknologi. Selain itu, berbagai inovasi pun muncul dari tangan para petani kreatif. Salah satunya aplikasi Elisitor Biosaka.

Berdasarkan penelusuran Sukabuminow.com, Biosaka adalah bahan dari larutan tumbuhan atau rerumputan yang diketahui mampu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit dan mampu menekan penggunaan pupuk mencapai 50 hingga 90 persen.

Di Kabupaten Sukabumi, seorang petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), Egi, mampu meracik Biosaka dan telah menghadirkan manfaat bagi petani di lingkungannya. Bahkan, dirinya meracik Biosaka di depan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, dan jajarannya, Senin (6/2/23).

“Cara pembuatannya mudah dan sangat praktis. Saya pikir siapa pun bisa membuatnya. Dan ini sudah terbukti mampu membantu tanaman dari serangan hama,” ungkap Tuty, Selasa (7/2/23).

Biosaka, kata Tuty, pertama dicoba tahun 2006 oleh petani Blitar, Muhamad Anshar. Sejak pertengahan 2019, Ansjar mulai melakukan pendampingan di wilayah Kabupaten Blitar, khususnya petani di wilayah Kecamatan Wates.

“Dalam dua tahun saja, Biosaka sudah mulai diuji coba pada skala luas. Perkembangannya bagus saat itu. Di Blitar, Biosaka ini cukup diandalkan,” bebernya.

Biosaka diramu dari minimal lima jenis rumput-rumputan atau tanaman yang ada di sekitar areal sawah atau ladang. Satu genggam rerumputan tersebut diremas-remas dalam air 2 hingga 5 liter air.

“Menurut Kang Egi, itu bisa langsung diaplikasikan. Pengaplikasiannya setiap 40 mililiter ramuan Biosaka untuk satu tank handsprayer ukuran 16 liter,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru