Kendi Misterius di Pelabuhan Palabuhanratu, Fakta Sebenarnya Terungkap
Sukabuminow.com || Sebuah kendi berisi benda mencurigakan yang ditemukan di Dermaga Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR), Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sempat memicu kehebohan di kalangan warga. Penemuan yang terjadi pada Sabtu (27/1/25) sekitar pukul 15.00 WIB ini awalnya diduga sebagai janin bayi.
Awal Kehebohan
Benda tersebut ditemukan dalam kendi yang dilapisi plastik, lengkap dengan pakaian bayi, menambah kesan mencurigakan. Warga yang menemukannya segera melaporkan temuan itu ke Polsek Palabuhanratu. Kepolisian pun langsung bertindak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memulai penyelidikan.
Panit II Opsnal Reskrim Polsek Palabuhanratu, Ipda Mgs Irlansyah, menjelaskan, “Kami menerima informasi dari warga terkait dugaan adanya janin bayi di dalam kendi tersebut. Tim Inafis segera dikerahkan, dan benda itu dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.”
Kronologi Penyelidikan
Saat ditemukan, kendi tersebut terbungkus plastik dan berisi pakaian bayi. Keberadaan benda ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Polisi pun bergerak untuk mencari petunjuk tambahan, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.
Namun, penyelidikan tidak berhenti di lapangan saja. Kepolisian dengan cermat menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD Palabuhanratu untuk memastikan apa sebenarnya isi kendi tersebut.
Fakta Terungkap
Setelah melalui pemeriksaan mendalam oleh tim kedokteran, teka-teki kendi ini akhirnya terpecahkan. Benda yang sebelumnya diduga sebagai janin bayi ternyata adalah ari-ari bayi yang kemungkinan baru dilahirkan.
“Kami ingin memastikan fakta yang benar karena informasi yang beredar cukup sensitif. Setelah dipastikan oleh tim dokter, isi kendi itu bukan janin, melainkan ari-ari bayi,” kata Irlansyah.
Polisi masih mendalami asal-usul ari-ari tersebut dan apakah ada unsur kesengajaan dalam pembuangannya. Proses penyelidikan terus berjalan, termasuk mencari kemungkinan pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih menunggu informasi tambahan dari hasil pemeriksaan di lapangan dan dari saksi-saksi yang diperiksa. (Edo)
Editor : Andra Permana




