Sukabuminow.com || Sebuah tabrakan yang melibatkan dua mobil terjadi di Jalan Kiara Dua, Kampung Cikolenyay, RT 02/03, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/7/26) sore.
Peristiwa tersebut melibatkan mobil Toyota Soluna bernomor polisi B 1096 EBH dan Suzuki Pikap bernomor polisi F 8995 YG. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu penumpang mengalami luka ringan dan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan bahwa kecelakaan dipicu kendaraan yang melewati garis marka saat melintasi tikungan.
Menurutnya, Toyota Soluna yang dikemudikan Ariyen Saleh sedang melaju dari arah Simpenan menuju Palabuhanratu. Saat memasuki tikungan ke kiri, kendaraan tersebut diduga terlalu mengambil jalur kanan hingga melewati marka jalan.
Pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan datang Suzuki Pikap yang dikemudikan Jepri dengan membawa seorang penumpang, Ujang Hermawan. Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, benturan akhirnya tidak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut, penumpang Toyota Soluna bernama Neti mengalami luka ringan berupa memar pada kaki kanan. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya dilaporkan tidak membahayakan. Tidak ditemukan korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian tersebut.
Peristiwa itu telah ditangani oleh petugas Polsek Simpenan yang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Olah TKP dilakukan, identitas para pengemudi dan saksi didata, barang bukti diamankan, serta koordinasi dengan Jasa Raharja dilaksanakan sebagai bagian dari penanganan kecelakaan.
Bayu mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas jalan yang memiliki tikungan tajam, terlebih di kawasan Simpenan yang memiliki kontur berbukit dan jurang di beberapa sisi jalan.
Ia mengimbau pengendara untuk selalu menjaga kecepatan kendaraan, mematuhi marka jalan, serta tidak mengambil jalur berlawanan saat memasuki tikungan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan langkah sederhana yang mampu menekan risiko kecelakaan.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
