Sukabumi Dorong Jalan Perbatasan Jadi Milik Provinsi, Konektivitas dan Ekonomi Jadi Taruhan

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus memperjuangkan peningkatan status Jalan Sukabumi-Bogor menjadi jalan provinsi sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Barat. Ruas Jalan Parungkuda-Pakuwon-Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor, dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian kawasan perbatasan.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga. Saat ini, proses kajian masih berlangsung setelah tim teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan survei lapangan guna menilai kelayakan perubahan status ruas jalan tersebut.

Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Wisnu Restiawan, mengatakan ruas jalan sepanjang sekitar 20 kilometer itu bukan sekadar menghubungkan dua daerah administratif. Jalur tersebut telah berkembang menjadi akses vital yang menopang aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga pelayanan transportasi masyarakat.

“Jalur ini menjadi akses penting dari kawasan Cikidang menuju Leuwiliang dan dilintasi Bus Perintis DAMRI dengan rute Cikidang, Kabupaten Sukabumi-Leuwiliang, Kabupaten Bogor,” ujar Wisnu, Rabu (15/7/26).

Keberadaan layanan Bus Perintis DAMRI memperlihatkan bahwa koridor tersebut telah memiliki fungsi pelayanan publik lintas kabupaten. Kondisi ini menjadi salah satu indikator penting yang mendukung usulan peningkatan status jalan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saat ini, hasil kajian tengah disusun oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Apabila dinyatakan memenuhi persyaratan, perubahan status jalan akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Menurut Wisnu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap proses tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga tahapan administrasi berikutnya dapat segera dilakukan.

Peningkatan status jalan dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang. Selain meringankan beban Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam pembiayaan pemeliharaan infrastruktur, pengelolaan oleh pemerintah provinsi juga berpotensi mempercepat peningkatan kualitas jalan karena didukung kewenangan dan kapasitas anggaran yang lebih besar.

“Dari sisi pembangunan wilayah, konektivitas yang semakin baik diperkirakan akan memperlancar arus orang dan barang antara Sukabumi dan Bogor. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor transportasi, tetapi juga perdagangan, pariwisata, pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang berada di sepanjang koridor jalan tersebut,” ujarnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru