AdvertorialKabupaten Sukabumi

Kecamatan Ciambar Berjuang Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Reporter : Cepy ST

Sukabuminow.com || ‭Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi bukan wilayah sembarangan.‬ Di kecamatan yang terletak di bagian tengah Sukabumi utara tersebut, kesejahteraan masyarakat di setiap desanya relatif merata. Dengan luas wilayah 53.514 hektare dan jumlah penduduk‭ ‬39.274‭ ‬jiwa,‭ ‬kesejahteraan warga ‬Ciambar‭ semakin meningkat.‭ ‬Meski ‬sebagian‭ ‬besar‭ ‬penduduknya‭ ‬ bermatapencaharian‭ ‬sebagai petani‭ ‬dan‭ ‬buruh‭ ‬tani. Hal‭ ‬itu‭ ‬tidak‭ ‬ ‬menghalangi‭ ‬terwujudnya‭ ‬pemerataan kesejahteraan di seluruh desa se-Kecamatan Ciambar.

“Tingkat perekonomian masyarakat dari tahun ke tahun alhamdulillah selalu meningkat. Parameternya bisa kita lihat dari status sosial mereka. Warga yang tahun kemarin tidak punya motor sekarang jadi punya motor. Penduduk yang asalnya punya motor menjadi punya mobil,” kata ‭Camat Ciambar, Pendi Efendi kepada Sukabuminow.com. Kamis (12/12/19).

Ia menjelaskan, salah satu faktor yang membuat tingkat kesejahteraan di Ciambar merata, yakni ‬adanya‭ ‬hasil‭ ‬pertanian‭ ‬unggulan‭ yang ‬memiliki‭ ‬pangsa‭ ‬pasar‭ ‬hingga‭ ‬luar daerah. Seperti singkong dan pisang. Selain itu, penduduk Kecamatan Ciambar‭ ‬ memiliki‭ ‬semangat‭ tinggi‭ ‬untuk‭ meningkatkan‭ ‬kapasitas‭ ‬dan menambah‭ ‬pengetahuan‭ ‬serta‭ ‬ keterampilan.‭ ‬

Hal itu terbukti, saat Kecamatan‭ ‬Ciambar melalui Program Peningkatan Partisipasi Kecamatan (P3K) ‭menggulirkan program pengembangan usaha budidaya jamur dan lebah, generasi muda yang tinggal di desa-desa sangat antusias mengikutinya.

“Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami juga memiliki modal sosial berupa hubungan yang harmonis dan akrab antara aparatur pemerintah di kantor kecamatan dengan berbagai kalangan seperti tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat di desa-desa. Kami selalu memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap kegiatan keagamaan‭ ‬dan‭ ‬kemasyarakatan.‭ ‬ ‭ ‬Bahkan‭ ‬pada‭ ‬kegiatan‭ ‬pribadi‭ ‬seperti‭ ‬undangan hajatan,‭ kami ‬selalu‭ ‬mengupayakan‭ ‬untuk‭ ‬hadir.‭ ‬Itu‭ ‬semua‭ ‬kami‭ ‬lakukan‭ ‬untuk meningkatkan jalinan silaturahmi dan keakraban dengan warga,” tutur Pendi.

CAMAT Ciambar, Pendi Effendi. Foto : Sukabuminow

Kecamatan Ciambar memiliki 6 desa. Terdiri dari Ambarjaya, Ciambar, Cibunarjaya, Ginanjar, Munjul, dan Wangunjaya. Staf dan pegawai Kantor Kecamatan‭ ‬‬Ciambar‭ ‬memberikan‭ ‬atensi‭ ‬yang‭ seimbang‭ ‬dan‭ ‬proporsional‭ ‬kepada keenam desa tersebut. Penentuan lokasi dan pelaksanaan P3K diputuskan berdasarkan kebutuhan desa dengan mengacu pada prinsip skala prioritas di desa masing-masing. Dengan demikian, P3K dapat memberikan manfaat ‭yang ‬optimal bagi warga Kecamatan Ciambar.

“Kami‭ ‬harus‭ ‬melaksanakan‭ ‬P3K‭ ‬yang‭ ‬disesuaikan‭ ‬dengan‭ ‬kebutuhan‭ ‬dan prioritas desa masing-masing.‭ ‬Kami harus melakukan pemerataan kesejahteraan kepada masyarakat,” tutur Pendi.

Dalam hal kinerja staf, Kecamatan Ciambar pun memiliki berbagai kelebihan yang tidak ada di kecamatan lain. Menurut Pendi, saat ini, kinerja staf dan jajarannya sudah cukup baik dalam arti pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sudah cukup maksimal dan dapat memuaskan publik. Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang dilakukannya, Camat Ciambar menemukan fakta, masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diselenggarakan stafnya. Ia mengakui, masih ada beberapa kelemahan, terutama menyangkut kekurangan SDM. Seperti saat ini jabatan Kasubbag KPE (Keuangan, Program, dan Evaluasi) belum ada yang mengisi. Jabatan tersebut dijalankan oleh pelaksana tugas yang sehari-hari juga menjaba ‬Kasubbag Kepegawaian.‭ ‬

“Alhamdulillah,‭ ‬semua pekerjaan dua ‭subbagian tersebut dapat terselesaikan, tidak ada kewajiban yang tertunda,” jelasnya.

Sampai akhir bulan November 2019, lanjut Pendi, capaian kinerja aparaturnya sudah mencapai diatas 85 persen. Ia meyakini, hingga tutup tahun 2019, capaian kinerja pegawai dapat mencapai 100 persen. Menurutnya, tingginya capaian kinerja ini berkaitan dengan‭ ‬kebijakan‭ ‬Bupati‭ ‬Sukabumi yang‭ ‬memberlakukan‭ ‬ketentuan,‭ ‬serapan anggaran berbanding lurus dengan Tunjangan Kerja Daerah (TKD).

“Jelas TKD itu meningkatkan kesejahteraan pegawai. Jujur saja sebelum Pak Bupati mengulirkan TKD, rata-rata pegawai terlilit utang di bank karena mereka menggadaikan SK PNS-nya. Saya sendiri tidak pernah seperti itu. Sejak keluar, SK PNS saya selalu ada di rumah,” bebernya.

Berbicara tentang pembangunan infrastruktur, kata Pendi, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, sangat‭ peduli kepada ‬Kecamatan‭ ‬Ciambar.‭ Diperkirakan,‭ ‬sampai‭ ‬saat ini, pembangunan‭ ‬infrastruktur‭ ‬di‭ ‬Ciambar‭ ‬mencapai‭ ‬95 persen. Ia optimis, tahun depan tingkat penyelesaian pembangunan infrastruktur mencapai 100 persen.

“Tahun 2020 ada kegiatan pengaspalan ruas jalan di Desa Munjul menuju kantor kecamatan. Jalurnya‭ ‬terakses‭ ‬ke‭ ‬wilayah‭ ‬ ‭ ‬Kecamatan‭ ‬Nagrak. Bagian‭ ‬jalan‭ ‬di‭ ‬ ‭wilayah Nagrak sudah bagus, tinggal memperbaiki jalan yang ada di wilayah Desa Munjul.

“Pembangunan infrastruktur akan membuat ‬perekonomian‭ ‬masyarakat‭ ‬mengeliat.‭ ‬Jalan‭ ‬yang‭ ‬bagus membuat transportarsi lebih lancar dan murah. Para petani dan pedagang lebih mudah mengangkut hasil panen atau barang dagangan ke keluar daerah,” paparnya. (DKIP)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close