AdvertorialDPRD Kabupaten Sukabumi

Junajah Jajah Nurdiansyah Serap Aspirasi Warga Loji Terkait Irigasi dan Pelayanan Publik

Sukabuminow.com || Infrastruktur irigasi menjadi harapan utama warga Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, jaringan pengairan yang vital bagi petani sawah di wilayah tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk memulihkan produktivitas lahan pertanian.

Aspirasi itu disampaikan warga kepada Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Junajah Jajah Nurdiansyah, saat melaksanakan reses ketiga di Desa Loji pada Senin (15/9/25).

Dalam kesempatan tersebut, warga menekankan bahwa kerusakan irigasi yang terjadi akibat bencana alam beberapa waktu lalu berdampak pada areal persawahan seluas kurang lebih 500 hektare.

“Bidang pertanian dan irigasi memang menjadi ruang lingkup Komisi III. Masyarakat berharap ada perbaikan infrastruktur pascabencana agar lahan pertanian bisa kembali produktif. Saya berharap Pak Bupati (Asep Japar) bersama DPRD dapat mengalokasikan anggaran prioritas untuk kebutuhan di Desa Loji ini,” tutur Junajah pada Selasa (16/9/25).

Selain persoalan irigasi dan pertanian, Junajah juga menyampaikan bahwa warga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan. Menurutnya, pelayanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sangat krusial karena berkaitan langsung dengan identitas resmi masyarakat.

“Itu sangat urgent. Saya senang mendengar UPTD Disdukcapil siap melayani kebutuhan warga asalkan sesuai prosedur administrasi. Harapannya, layanan ini bisa terbuka seluas-luasnya dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.

Junajah menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar formalitas, melainkan wadah nyata untuk menyerap aspirasi langsung dari warga.

“Reses bukan sekadar seremonial, tetapi wadah untuk mendengar dan merasakan apa yang dibutuhkan masyarakat. Harapan kita bersama, warga Loji bisa sejahtera, sehat, dan terbebas dari masalah. Prinsipnya, Loji ngahiji ngabukti,” pungkasnya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page