Isu Balas Dendam, Dua Kades Kompak Redam Suasana

Sukabuminow.com || Penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa RM (12 th), pelajar SDN kelas VI Sirnagalih Palabuhanratu, masih menyisakan cerita. Terbaru, isu balas dendam menyeruak ke permukaan.

Beredar kabar dari grup WhatsApp, warga akan melakukan balas dendam atas tragedi yang terjadi pada Sabtu (4/3/23) itu. Namun dua kepala desa, yakni Cibodas dan Citepus, menyatakan bahwa itu hoaks semata.

“Kami tegaskan bahwa itu adalah isu hoaks atau bohong. Itu isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ujar Kepala Desa Citepus, Koswara, Selasa (7/3/23).

Koswara menegaskan, dirinya bersama Kepala Desa Cibodas, Junajah, sudah melakukan koordinasi dan berkomitmen untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban.

“Jadi (ancaman) itu merupakan hal yang tidak benar. Sejauh ini tidak ada ancaman dari warga, itu hanya kabar dari orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Cibodas, Junajah Jajah mengatakan, informasi tersebut harus dihadapi dengan kepala dingin. Menurutnya, isu tersebut merupakan perbuatan oknum yang ingin mempersulit keadaan dan mengendalikan hal tersebut.

“Kami sudah datang ke pihak keluarga (korban). Mereka tidak ada apa-apa sudah mengikhlaskan. Kami sudah sepakat bahwa kami akan menjaga kondusifitas terutama ke anak didik kita ke depannya. Karena waktu ke rumahnya orang tuanya langsung menyatakan ikhlas, jadi itu yang dipegang,” ucapnya.

“Peristiwa ini sudah ditangani kepolisian. Jadi kita serahkan saja untuk penanganannya kepada polisi,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru