Sukabuminow.com || Pembangunan ruas Jalan Kertajaya-Cihaur di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sepanjang 5 kilometer menjadi salah satu hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat yang disoroti Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita.
Ruas jalan tersebut telah direalisasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan dukungan pengawalan anggaran dari pemerintah pusat.
Politisi PKB itu mengatakan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi membutuhkan pola pembiayaan yang lebih terarah. Menurutnya, keterbatasan anggaran akan sulit menghasilkan pembangunan yang tuntas jika dibagi terlalu banyak ke berbagai sektor dalam waktu bersamaan.
“Saya berharap ke depan pembangunan bisa memiliki fokus. Misalnya satu tahun fokus pada infrastruktur, kemudian tahun berikutnya pendidikan atau kesehatan. Dengan begitu, anggaran tidak tercecer dan persoalan bisa diselesaikan secara lebih tuntas,” ujar Hamzah usai reses ketiga tahun 2026 di SDN Gununggeulis, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/10/26).
Ia menilai, strategi tersebut perlu didukung komunikasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Menurut Hamzah, peluang mendapatkan dukungan anggaran dari pusat dan provinsi harus terus dikawal melalui sinergi kepala daerah dengan anggota DPRD Jawa Barat serta DPR RI dari daerah pemilihan Sukabumi.
“Bupati harus membangun komunikasi yang baik dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPR RI dari Sukabumi. Dengan sinergi itu, saya yakin akan ada dukungan anggaran dari pusat maupun provinsi untuk pembangunan daerah,” katanya.
Selain Jalan Kertajaya-Cihaur, Hamzah menyebut masih banyak pekerjaan infrastruktur yang menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Karena itu, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan APBD. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi perlu dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan infrastruktur strategis.
Bagi Hamzah, keberhasilan pembangunan jalan Kertajaya-Cihaur menunjukkan bahwa kolaborasi lintas pemerintahan dapat menjadi salah satu cara mempercepat pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depan. Yang penting bagaimana pemerintah daerah mampu mengawal dan mengoptimalkan seluruh peluang anggaran untuk pembangunan,” tuturnya.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana
