Pengamen Dibacok Mendadak di Karanghawu Sukabumi, Pelaku Berboncengan Motor

Sukabuminow.com || Keamanan kawasan wisata Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah dua remaja yang baru selesai mengamen menjadi korban serangan senjata tajam.

Kedua korban, Yansen dan Kasmir, diserang secara tiba-tiba saat hendak beristirahat di sekitar pinggir jalan pada Sabtu (24/10/26) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Yansen, yang mengaku berasal dari Bekasi, mengatakan serangan berlangsung tanpa didahului cekcok. Saat itu, ia bersama dua rekannya baru selesai mengamen dan berhenti di sekitar mulut gang.

Menurut Yansen, sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna putih kemudian mendekati mereka dari arah belakang. Pengendara melaju perlahan sebelum tiba-tiba mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

“Saya selesai ngamen, lagi pada kencing bertiga. Setelah selesai ngamen dan mau istirahat, tiba-tiba dibacok dari belakang. Kena berdua,” ujar Yansen saat ditemui di RSUD Palabuhanratu, Minggu (25/10/26).

Yansen menyebut, pelaku tidak terlihat jelas karena serangan dilakukan dari belakang. Setelah menyabetkan senjata tajam, pelaku langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Kasmir yang berada di belakang Yansen terkena tebasan lebih dahulu. Sabetan kemudian mengenai Yansen.

“Pakai motor Beat warna putih. Waktu dibacok, motornya dibawa pelan. Setelah itu langsung pergi,” katanya.

Yansen mengatakan, tidak ada perselisihan antara korban dan pelaku sebelum kejadian. Kondisi tersebut membuat serangan terasa semakin mengejutkan karena korban sama sekali tidak menduga akan diserang.

“Enggak ada cekcok. Enggak kelihatan wajahnya karena langsung jalan dan kabur,” tutur Yansen.

Kedua korban kemudian mendapat penanganan medis setelah mengalami luka akibat senjata tajam. Yansen menyebut dirinya dan Kasmir langsung dibawa untuk mendapatkan pertolongan setelah kejadian.

Peristiwa tersebut juga mendorong korban untuk menempuh jalur hukum. Yansen bersama rekan-rekannya berencana mendatangi Mapolres Sukabumi untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Kami ingin melapor supaya pelakunya bisa ditemukan dan diproses,” pungkasnya.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru