Sukabuminow.com || Dua tahun sudah, laju perekomian masyarakat tertahan akibat dampak pandemi Covid -19. Kini tiba saatnya, ekonomi melalui usaha Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Kecil Menengah (UKM) bergeliat kembali.
Dampak positif itu dirasakan IKM atau UKM Ratu Nusantara. IKM asli Kabupaten Sukabumi ini sempat menurun produksinya saat Covid-19 menggila. Namun kini, produksi IKM Ratu Nusantara kembali bangkit, bahkan pemasarannya merambah hingga ke Australia.
Owner IKM Ratu Nusantara, Siti Ratna Meymunah menuturkan, IKM miliknya sudah mulai bangkit dari dampak pandemi Covid-19.
Menurut Siti, akhir-akhir ini IKM-nya kebanjiran pesanan.
“Alhamdulillah banyak pesanan, kita sampai kewalahan ngerjainnya. Malah ada yang dikirim ke Australia. Sepertinya kita akan menambah tenaga kerja lebih banyak lagi, agar dapat mengcover perkerjaan ini,” tutur Siti saat ditemui di Gerai IKM Ratu Nusantara, Jl Pangleseran Cikembar Sukabumi, Jumat (3/5/22).
IKM Ratu Nusantara, ujar Siti, memproduksi berbagai makanan olahan khas Sukabumi. Best seller produk IKM Ratu Nusantara adalah Ikan Asin Jambrong buatan tangan owner IKM Nusantara sendiri.
“Memang Ikan Asin Jambrong rasanya sangat enak dan menggugah selera. Wajar saja jika Ikan Asin Jambrong banyak diminati hingga ke luar negeri. Selain itu ada juga cemilan keripik kecimpring, ranginang, dan rempah nusantara seperti bawang goreng dan lain-lain,” ungkap pengusaha wanita yang juga Bendahara SMSI Kabupaten Sukabumi ini.
“Selain dijual di Sukabumi, banyak juga pesanan dari Kota Tasikmalaya, Bandung, Bogor, Jakarta, dan lainnya. Untuk manca negara baru dari Australia saja,” sambung wanita penggiat IKM sekaligus mentor bagi para pelaku IKM di Sukabumi itu.
Untuk strategi pemasaran, lanjut Siti, masih dilakukan secara sederhana. Sejauh ini belum dipromosikan melalui online shop atau media massa.
“Marketingnya masih manual. Artinya, ya dari teman ke teman saja. Karena kami masih terkendala dengan keterbatasan SDM dan anggaran,” tandas Siti.
Mengenai legalitas usaha dan produk, Siti memastikan semua persyaratan atau prosedur sudah dilalui. “Jangan diragukan lagi. Alhamdulilah izin usaha sudah lengkap semua, dari PIRT hingga sertifikat halal,” tegas mantan aktivis HMI ini.
Siti yang juga menjabat ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Sukabumi berharap, ke depan usahanya akan lebih berkembang lagi. Terlebih ia akan membina dan mencetak keluarga wartawan di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi untuk turut menjadi pelaku IKM yang sukses.
“Untuk mewujudkan semua itu, kita perlu berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi melalui dinas terkait. Karena banyak hal yang mesti kita bicarakan, terkait informasi-informasi yang harus kita update terus. Serta regulasi dan progaram- program pemerintah yang harus dijemput. Semua IKM harus sukses. Dan masyarakat jangan ragu untuk memulai usahanya. Mari menjadi IKM yang sukses,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Bidang
Pembangunan dan Pemberdayaan industri Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi, Asep Ruswanda mengatakan, pihaknya selalu mendukung dan memfasilitasi kemajuan IKM di Kabupaten Sukabumi.
“Kita siap mendorong IKM di Kabupaten Sukabumi. Seperti memfasilitasi kemasan produk,” kata Asep. (Ceppy ST)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
