HG : Jokowi Harus Jujur Terkait Utang Negara

Sukabuminow.com || Heri Gunawan, Anggota DPR-RI, meminta agar Presiden RI Joko Widodo segera memberikan pernyataan yang sebenarnya alias jujur terhadap rakyat Indonesia, terkait dengan kondisi utang negara saat ini.

Politisi Partai Gerindra tersebut menyebutkan, bahwa bengkaknya anggaran belanja pegawai yang terjadi di Indonesia menjadi salahsatu penyebab Indonesia terpaksa harus berutang pada luar negeri.

“Jadi apa yang selalu dikatakan Pak Jokowi terkait penyebab terjadinya utang negara itu karena untuk membiayai kegiatan produktif, dinilai keliru,” katanya.

Ia mengungkapkan, kebutuhan belanja pegawai yang harus dialokasikan oleh pemerintah itu sebesar Rp336 triliun, posisi kedua adalah belanja barang sebesar Rp340 triliun, dan posisi ketiga yakni kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mencapai Rp204 triliun.

Baca Juga  :

“Data tersebut merujuk pada keterangan yang dilontarkan oleh seorang ahli ekonom, Faizal Basri,”  ungkap Heri Gunawan saat ditemui Minggu malam (17/2/19) di Rumah Djuang Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi.

Fakta bahwa utang luar negeri paling banyak digunakan untuk belanja pegawai sungguh memprihatinkan. Seharusnya, utang pemerintah digunakan untuk kegiatan produktif, bukan untuk bayar gaji. Situasi ini menunjukkan pemerintah tidak mempunyai skala prioritas dalam menggunakan dana yang berasal dari utang.

“Belum ditambah akhir-akhir ini pemerintah terus menaikan gaji PNS, tunjangan untuk TNI-Polri, dan baru-baru ini menjanjikan kenaikan gaji untuk para Kepala Desa (Kades) dan aparat desa,” pungkasnya. (Eko Arief)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru