DLH Sukabumi Dorong Edukasi Sampah di Destinasi Wisata

Sukabuminow.com || Dalam upaya mendukung pariwisata berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pengelolaan sampah di kawasan wisata melalui pendekatan teknis dan edukatif. Langkah ini bertujuan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sebagai daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menegaskan bahwa tanggung jawab utama pengelolaan sampah di destinasi wisata berada di tangan pengelola wisata itu sendiri. Namun, DLH hadir sebagai mitra yang memberikan pendampingan teknis untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai standar lingkungan.

“Kami tidak langsung turun tangan mengelola sampah, tapi kami memberikan arahan, pendampingan teknis, hingga edukasi terkait pengelolaan sampah yang benar di kawasan wisata,” ujarnya, Minggu (4/5/25).

Sebelum memberikan arahan atau intervensi di lapangan, DLH terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama pengelola destinasi. Ini penting untuk menyatukan visi dalam membangun ekosistem wisata yang bersih, sehat, dan lestari.

“Arahan atau instruksi baru bisa dilakukan setelah duduk bersama dalam forum rapat. Prinsipnya, kita ingin kolaborasi, bukan intervensi sepihak,” tegasnya.

DLH juga kerap menggelar sosialisasi tentang pengurangan sampah plastik, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta penggunaan tempat sampah terpilah di lokasi wisata. Harapannya, langkah-langkah ini tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga membentuk budaya sadar lingkungan di tengah pengelola dan pengunjung.

Dengan pendekatan yang bersinergi, DLH berharap setiap pengelola mampu menjaga kebersihan destinasi wisata agar tetap menarik dan nyaman dikunjungi. Kebersihan menjadi salah satu aspek penting dalam daya saing pariwisata, sekaligus cerminan dari kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

“Wisata yang bersih dan hijau akan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Di sinilah DLH hadir sebagai pendorong perubahan melalui edukasi dan kolaborasi,” tutupnya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru