BPBD Sukabumi Siap Jalankan Program SPAB Hasil Kerja Sama Internasional

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan bencana dengan mendukung program School and Community Resilience (SCR). Program ini merupakan kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Japanese Red Cross Society (RCJS) yang menyasar komunitas dan lembaga pendidikan.

Dalam sosialisasi yang berlangsung di Markas PMI Kabupaten Sukabumi pada Jumat (2/5/25), pihak-pihak terkait mulai menyusun langkah konkret untuk mendukung implementasi program Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di tiga wilayah prioritas, yaitu Cisolok, Simpenan, dan Cisaat.

“Dukungan kami tidak sebatas seremonial. Koordinasi dengan satuan pendidikan, dinas pendidikan, hingga Kantor Cabang Dinas (KCD) akan segera kami lakukan demi kelancaran program ini,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara Adiwiguna, pada Minggu (4/5/25).

Program SPAB akan berlangsung selama tiga tahun, dengan pendanaan dari Palang Merah Jepang. Tujuannya adalah untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan sekolah dalam menghadapi risiko bencana, baik secara struktural maupun kultural.

Menurut Agung, kolaborasi ini sangat strategis, mengingat Jepang memiliki pengalaman dan teknologi tinggi dalam manajemen bencana. “Kami yakin dengan dukungan RCJS, program ini akan memberi dampak besar, tidak hanya di sektor pendidikan, tapi juga dalam membangun kesadaran masyarakat luas,” tambahnya.

BPBD sendiri telah lebih dulu menjalankan program serupa di tingkat desa dan sekolah, seperti Desa Tangguh Bencana di Citepus dan pelatihan simulasi bencana di sejumlah sekolah.

“Target utamanya adalah pengurangan risiko korban jiwa saat terjadi bencana. Melalui sinergi lintas lembaga dan kerja sama internasional ini, kami optimistis Sukabumi bisa lebih siap dan tangguh,” pungkasnya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru