Dilantik Bupati Sukabumi, Hilman Nulhakim Tegaskan Komitmen Majukan Desa Pawenang

Sukabuminow.com || Langkah awal kepemimpinan yang dinanti masyarakat Desa Pawenang akhirnya dimulai. Hilman Nulhakim resmi dilantik sebagai Kepala Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, pada Sabtu (29/11/25). Pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Balai Desa Pawenang dalam suasana khidmat, menjadi penanda era baru pembangunan desa hingga tahun 2030.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dilaksanakan secara demokratis, tertib, dan tanpa dinamika konflik horizontal. Bupati Asep Japar mengapresiasi maturitas berdemokrasi warga Pawenang yang mampu menjaga kedamaian serta keharmonisan selama proses berlangsung.

“Demokrasi di Desa Pawenang patut dicontoh. Semuanya aman, damai, dan tidak ada pertikaian. Ini luar biasa,” ujar Asjap.

Hilman, yang terpilih sebagai Kades PAW, akan melanjutkan sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya hingga 2030. Meski tergolong baru di posisi formal puncak desa, Hilman bukan figur asing di lingkungan pemerintahan desa. Jejak pengalaman dan kedekatannya dengan warga menjadi modal sosial kuat dalam memastikan keberlanjutan program strategis yang sudah berjalan.

Asjap menekankan bahwa jabatan Kepala Desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar dari masyarakat yang menuntut komitmen, integritas, dan pemahaman menyeluruh atas tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Ia pun meyakini kemampuan Hilman dalam mengemban mandat tersebut.

“Hilman bukan orang baru. Saya yakin, In Syaa Allah, saudara mampu menjalankan tugas dan amanah ini dengan baik,” tegasnya.

Lebih dari itu, kepemimpinan desa akan semakin kuat apabila didukung kolaborasi lintas elemen, terutama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selaku mitra strategis kepala desa dalam perencanaan, pengawasan, dan harmonisasi kebijakan desa.

“Bangun koordinasi dan sinergi. Saling menguatkan demi kemajuan desa,” ungkapnya.

Kepala desa juga diminta rajin turun ke lapangan untuk memastikan implementasi program pembangunan desa tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pendekatan berbasis kebutuhan warga, menurut bupati, harus menjadi kompas utama dalam pengambilan keputusan desa ke depan.

“Kedekatan pemimpin dengan masyarakat adalah kunci hadirnya kepercayaan. Pemimpin desa wajib peka, hadir, dan aktif menyapa kebutuhan warganya,” katanya.

Dalam pidato arahannya, Asjap menutup dengan pesan tentang urgensi menjaga persatuan dan suasana kondusif. Bagi Desa Pawenang, stabilitas sosial bukan sekadar tujuan, namun syarat mutlak agar pembangunan yang direncanakan dapat berlangsung cepat, efektif, dan berkelanjutan.

“Ciptakan suasana desa yang aman, damai, dan kondusif. Saya yakin saudara mampu membawa Desa Pawenang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Harapan yang sama juga disampaikan kepada masyarakat. Warga desa diimbau untuk bersama-sama mendukung roda pemerintahan, memberi ruang kolaboratif bagi kepala desa baru, serta menjaga semangat gotong royong demi terwujudnya transformasi desa.

“Dukungan masyarakat akan mempercepat pembangunan. Mari kawal bersama dan beri dukungan penuh kepada Kepala Desa Pawenang agar pemerintahan desa berjalan optimal,” pungkas Asjap.

Komitmen Bersama Pawenang

Pelantikan ini bukan garis akhir, melainkan titik awal optimisme kolektif. Dengan kepemimpinan yang berlandaskan sinergi, keberlanjutan program, serta penguatan kohesi sosial, Desa Pawenang diharapkan mampu mengakselerasi:

  • Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa,
  • Penguatan program pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan,
  • Optimalisasi layanan publik berbasis kebutuhan warga,
  • Serta peningkatan kesejahteraan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif.

Momen tersebut menyisakan keyakinan bahwa masa depan Pawenang bukan hanya milik pemimpin, tetapi seluruh warganya—yang bersama, bergerak, dan bertumbuh.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru