Kesehatan

Cegah Penyebaran Covid-19 di Balikpapan, Mahasiswa UMM Gencarkan Sosialisasi dalam PMM

Reporter : Yudi

Sukabuminow.com || Terdapat data yang menunjukkan meningkatnya kasus orang yang positif tertular oleh Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, yang menyebabkan kemungkinan penyebaran virus ini akan terus berlanjut jika tidak ditangani dengan serius.

Terdorong oleh fakta tersebut, masyarakat perlu mendapatkan edukasi cara mencegah penularan Covid-19. Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) menggelar sosialisasi di Sepinggan Baru RT 17 dan 59, Balikpapan untuk memberikan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dalam rangka Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).

Kelompok PMM UMM sadar, sosialisasi tersebut perlu sesuai dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak mengumpulkan warga dalam jumlah yang banyak. Sehingga sosialisasi itu hanya dihadiri oleh perwakilan warga untuk kemudian menjadi perantara dan membagikan ilmu yang didapat dalam sosialisasi ini untuk warga RT lainnya.

“Kami mengingatkan pentingnya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui hal yang sebenarnya dapat dikatakan sangat sederhana, tetapi terbukti efektif. Protokol kesehatan itu sangat sederhana sekali dan terbukti mampu mencegah penyebaran Covid-19. Serta menjaga dan memperkuat kekebalan tubuh dengan berolahraga, mengkonsumsi vitamin, dan terpapar sinar matahari yang cukup,” terang salah satu anggota PMM UMM, Alfian, Selasa (18/8/20).

KMM juga mengimbau masyarakat agar tetap berada di rumah jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak. Sebab halmitu dinilai merupakan cara termudah dan terpasti untuk meredam penularan Covid-19. Dengan semakin sedikitnya orang yang melakukan kegiatan di luar rumah, maka akan semakin sedikit peluang orang untuk melakukan kontak dengan orang-orang yang terinfeksi Covid-19.

“Mayoritas penularan terjadi dari orang yang tidak bergejala, maka upaya terbaik yang dapat dilakukan adalah mengurangi sebanyak mungkin aktivitas di luar rumah.
Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan Covid-19, kami juga memberikan beberapa ide yang dapat digunakan warga untuk mengatasi beberapa hal yang menjadi kendala dalam kegiatan sehari-hari mereka. Ide yang kami tawarkan berfokus kepada sektor pendidikan terutama bagi anak Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, hal ini didasarkan oleh keresahan warga yang memiliki kendala terbesar di kouta internet dan penyampaian materi yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh para siswa yang di dasari oleh beberapa faktor seperti jaringan yang jelek, kurangnya efektifitas kegiatan daring dan pembelajaran yang hanya memberikan tugas tidak di iringi dengan penjelasan materi yang mumpuni,” bebernya.

Alfian menjelaskan, pihaknya juga menawarkan solusi untuk permasalahan tersebut, yaitu dengan cara mengajak warga untuk memasang perangkat wifi di lingkungan RT dengan cara iuran. Adapun teknisnya, yakni satu rumah tidak dihitung berapa jumlah anak yang sekolah, tapi dihitung per KK wajib menabung seribu rupiah per hari, disimpan di toples dinding depan rumah yang diambil setiap akhir bulan oleh perwakilan tiap RT. Itu berarti berarti dalam 1 bulan setiap rumah yang turut serta dapat mengumpulkan 30 ribu rupiah.

“Sisa uang iuran tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pendidikan, seperti menyewa jasa guru les. Ide yang kami tawarkan mendapat tanggapan positif oleh warga setempat, dan masih akan kami proses kelanjutannya. Mungkin yang kami lakukan ini tidak seberapa, bahkan dapat dibilang sangat kecil. Namun kami merasa terpanggil dan lebih baik kami dapat berbuat sesuatu yang positif walau sederhana, dibandingkan hanya diam terhadap keadaan,” paparnya.

“Kami berharap, kedepannya sinergi antara Universitas Muhammadiyah Malang dan masyarakat Balikpapan tepatnya untuk warga RT 17 dan 59 Sepinggan Baru dapat terjalin semakin baik, Serta dapat menginspirasi serta memberikan semangat untuk setiap orang agar tetap produktif berperan dalam bidang masing-masing,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close