BPBD Sukabumi Gencar Sosialisasikan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Tengah Cuaca Ekstrem

Sukabuminow.com || Di tengah kondisi cuaca ekstrem serta meningkatnya potensi bencana di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana. Kali ini, kegiatan difokuskan pada mitigasi bencana gempa bumi di tingkat masyarakat dan sekolah.

Sosialisasi tersebut digelar di Aula SDN Gunung Biru, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (2/11/25). Kegiatan diikuti oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, guru dan tutor, pelajar PKBM Mercusuar, serta perwakilan lembaga pendidikan lainnya.

Petugas P2BK Simpenan sekaligus narasumber kegiatan, Dandi Sulaeman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif BPBD Sukabumi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal yang bersifat preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat sekolah maupun masyarakat. Selain memberikan pemahaman, kegiatan ini juga menjadi bekal awal dalam menghadapi bencana gempa bumi,” terang Dandi.

Selain penyampaian materi kebencanaan, peserta juga diajak mengikuti simulasi evakuasi mandiri ketika terjadi gempa bumi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda-tanda bahaya, memahami jalur evakuasi, dan melakukan langkah penyelamatan dengan cepat serta aman.

“Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga melatih peserta melalui simulasi evakuasi mandiri. Dengan begitu, ketika bencana terjadi, mereka sudah memahami cara melakukan pertolongan diri maupun orang lain secara dini,” ujar Dandi menambahkan.

Antusiasme para peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para guru dan pelajar tampak aktif bertanya serta mengikuti setiap instruksi simulasi dengan penuh semangat. Menurut mereka, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat, terutama mengingat wilayah Desa Loji dan sekitarnya termasuk daerah rawan bencana.

Dandi menegaskan, wilayah Kecamatan Simpenan merupakan salah satu kawasan dengan potensi tinggi terjadinya tanah longsor yang dapat dipicu oleh gempa bumi. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan simulasi semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Apalagi di wilayah Desa Loji ini, potensi longsor cukup tinggi. Gempa bumi bisa memicu pergerakan tanah, sehingga masyarakat harus lebih hati-hati dan selalu waspada,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Sukabumi berharap masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi bencana, serta mampu melakukan langkah cepat dan tepat untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerusakan lingkungan.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru