AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Berkembang Pesat, Closed Loop Cabai di Kabupaten Sukabumi

Sukabuminow.com || Selain program closed loop kelapa genjah yang baru akan berjalan, Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu memiliki program yang sama untuk cabai.

Pengembangan tanaman hortikultura dengan program closed loop tersebut telah berjalan sejak awal tahun di Desa Langensari dan Selaawi, Kecamatan Sukaraja.

Kasi Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Imas Latifah mengatakan, hingga akhir Oktober 2021 lalu, cabai hasil program closed loop tersebut telah 27 kali dikirimkan ke tiga tempat.

“Off taker (penampung) cabai dari program closed loop ini ada tiga tempat, yakni Paskomnas (Pasar Komoditi Nasional), PT Indofood, dan Eden Farm,” terang Imas, Selasa (2/11/21).

Ia menjelaskan, ketiga off taker tersebut cukup luas dengan kualitas cabai dari program closed loop tersebut. Terlebih saat ini, program tersebut telah bekerja sama dengan program Youth Enterpreneur and Employment Support Services (YESS) yang membuat jumlah petani bertambah.

“Awalnya hanya ada enam petani yang tergabung dalam program ini di Sukaraja. Sekarang ada progam YESS, petaninya bertambah 15 orang,” jelasnya.

“Lahannya juga bertambah. Dari semula 1,3 hektare menjadi 12 hektare,” imbuhnya.

Model closed loop cabai di Kabupaten Sukabumi, lanjut Imas, sudah termasuk dalam kategori bagus dan akan terus dikembangkan.

“Ditingkatkan itu pasti. Sekarang produksi juga sudah jauh meningkat. Sekali kirim ke tiga tempat itu satu ton. Dan In Syaa Allah bisa lebih meningkat lagi,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button