Bupati Sukabumi Puji Sistem Minapadi, Ini Keuntungannya

Sukabuminow.com || Kelompok Tani Subur Rejeki 1 Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, memiliki inovasi dalam budidaya tanaman padi. Inovasi yang dimaksud berupa minapadi.

Minapadi merupakan usaha budidaya ikan di sawah yang dilakukan secara bersamaan dengan tanaman padi pada area yang sama. Hal itu mendapatkan pujian dari Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang menghadiri kegiatan panen raya minapadi di lokasi tersebut, Senin (4/7/22).

“Kita menyambut baik dan mengapresiasi kinerja Kelompok Tani Subur Rejeki 1 yang telah menerapkan minapadi. Ke depan, cara seperti ini dapat diterapkan di kelompok tani lain. Sehingga mampu menguatkan perekonomian melalui tanaman padi dan budidaya ikan secara terpadu,” tutur Marwan.

Marwan menegaskan, panen raya minapadi dapat dijadikan sebagai momentum semangat baru bagi para petani agar lebih kreatif dan inovatif sehingga lebih produktif, sukses, dan memberikan banyak manfaat.

“Pengembangan sektor pertanian ini sesuai dengan harapan dari Pak Presiden. Perlu ditunjang dan diperhatikan kerena terkait dengan pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi. Kami telah mendirikan Perumda Agro Sukabumi Mandiri dan Bumdes untuk menunjang perekonomian masyarakat khususnya petani,” ungkapnya.

Ia berharap, manfaat penggunaan sistem dan teknologi pertanian bisa dirasakan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi terhadap panen raya minapadi Kelompok Tani Subur Rejeki 1 juga dilontarkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana. Ia menyebut, minapadi merupakan teknik pertanian yang unik serta dapat diterapkan pada lahan-lahan sawah yang memiliki sistem irigasi yang baik.

“Sistem ini kan lahan harus tetap tergenang air. Sebab ada ikannya juga kan. Pembuatan selokan juga sangat diperlukan untuk pemeliharaan tanaman dan memudahkan waktu panen ikan,” jelasnya.

Keberadaan ikan di lahan sawah yang ditanami padi, kata Thendy, memberi sumbangsih besar sebagai pemberi pupuk organik. Selain itu, ikan-ikan tersebut juga berfungsi sebagai pemakan hama yang perusak tanaman padi.

“Ikan memakan hama serangga yang ada, tak terkecuali zoo plankton dan jenis tumbuhan lainnya. Secara otomatis mengurangi biaya perawatan yang diperlukan. Pada prinsipnya, semua jenis ikan dapat dimanfaatkan untuk sistem minapadi ini, tetapi yang umum digunakan adalah jenis ikan mas,” bebernya.

Lebih jauh, pria yang akan pensiun dalam waktu dekat itu mengatakan, sistem mina padi dapat dikembangkan menjadi basis kawasan wisata, kuliner dan edukasi. Hal itu sangat mendukung program pemerintah yang tengah trend, yakni sistem integrated farming.

“Program ini merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan produksi dan untuk memperkuat ketahanan pangan. Program integrated farming diarahkan berbasis zero waste. Artinya penggunaan eksternal input diminimalisir, apa yang ada di dalam situ diputar agar efisien di sisi input, serta mengoptimalkan potensi yang dihasilkan petani itu sendiri,” paparnya.

Di akhir kegiatan, Thendy berpesan, agar seluruh petani di Kabupaten Sukabumi tetap semangat dan terus berinovasi untuk menumbuhkan sektor pertanian.

“Untuk para petani, terus semangat untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan,” tandasnya. (Ceppy ST)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru