Warga dan Polisi Selamatkan Perempuan di Ujung Kehidupan
Disclaimer: Berita atau informasi tentang bunuh diri adalah isu yang sangat serius dan sensitif. Pembaca agar berhati-hati dalam menanggapi dan menyebarkan berita semacam ini. Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Sukabuminow.com || Senja itu berubah mencekam di Jembatan Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (1/2/25). Seorang perempuan berinisial M (33 th), warga Kampung Bantarmuncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, berdiri di tepi jembatan dengan tatapan kosong, bersiap mengakhiri hidupnya.
Detik-detik menegangkan terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Warga yang melihatnya panik, sementara arus kendaraan di sekitar lokasi melambat. Di saat genting, anggota Satlantas Polres Sukabumi yang tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar simpang Nagrak menyadari adanya keramaian tak biasa.
“Kami melihat kerumunan di jembatan. Saat mendekat, terlihat seorang wanita hendak melompat. Tanpa pikir panjang, kami langsung bergerak,” ungkap Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Fajar Yanuar.
Bersama warga sekitar, petugas segera bertindak. Dengan penuh kehati-hatian, mereka mendekati M dan membujuknya untuk membatalkan niatnya. Ketegangan menyelimuti suasana, setiap detik terasa begitu lama. Namun, berkat aksi cepat mereka, perempuan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pos Terpadu TMC untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
“Agar tidak terjadi keramaian yang mengganggu arus lalu lintas, korban segera kami amankan. Kami juga berkoordinasi dengan Polsek Cibadak untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Fajar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan, masih ada tangan-tangan yang siap menolong dan hati-hati yang peduli. (Edo)
Editor : Andra Permana




