Arus Balik Lebaran Dijaga Ketat, Puluhan Truk Sumbu 3 Ditilang di Sukabumi
Sukabuminow.com || Upaya menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026 tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan terkendali. Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, langkah tegas dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi dengan menindak kendaraan berat sumbu tiga yang masih nekat beroperasi.
Aparat mencatat sedikitnya 35 kendaraan truk telah ditilang hingga H+5 Lebaran, sementara sejumlah lainnya dipaksa putar balik di sejumlah titik strategis, termasuk di kawasan Gerbang Tol Parungkuda.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, M Yanuar Fajar, menegaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi langsung dari kebijakan nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian terkait pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Penertiban ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus balik yang masih berlangsung. Kendaraan sumbu tiga yang melanggar langsung kita tindak berupa tilang dan diputar balik,” ujarnya, Kamis (26/3/26).
Kebijakan pembatasan kendaraan berat bukan sekadar penegakan aturan, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Dalam praktik di lapangan, sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh truk pengangkut logistik industri. Para sopir mengaku tetap beroperasi karena instruksi perusahaan, meskipun aturan pembatasan sudah diberlakukan secara nasional.
Fenomena ini menjadi catatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama sektor industri, agar lebih selaras dengan kebijakan pemerintah demi kepentingan publik yang lebih luas.
“Mayoritas kendaraan yang kita tindak adalah pengangkut bahan baku industri menuju kawasan pabrik di Sukabumi,” jelas Yanuar.
Menariknya, petugas juga menemukan adanya pelanggaran berulang. Sejumlah kendaraan yang sebelumnya telah ditindak, kembali mencoba melintas di jalur yang sama.
Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran kolektif terhadap aturan lalu lintas masih perlu diperkuat, tidak hanya di tingkat pengemudi, tetapi juga perusahaan sebagai pengendali operasional kendaraan.
“Ada yang sudah kita tilang sebelumnya, namun kembali beroperasi. Terpaksa kita putar balik lagi ke asal,” tegasnya.
Meski penindakan terus dilakukan, kondisi lalu lintas di wilayah Sukabumi hingga H+5 Lebaran terpantau relatif normal. Namun demikian, aparat tetap bersiaga menghadapi potensi lonjakan kendaraan pada akhir pekan.
Langkah antisipatif ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung kelancaran arus balik secara nasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.
“Situasi lalu lintas masih normal, namun kami prediksi akan ada peningkatan volume kendaraan saat akhir pekan,” pungkas Yanuar.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




