Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Waspada! Nama Sekdis Pendidikan Sukabumi Dicatut, Penipuan WhatsApp Kembali Terjadi

Sukabuminow.com || Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat daerah kembali marak dan meresahkan masyarakat. Kali ini, nama Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Herdiawan Waryadi, dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui nomor WhatsApp tidak dikenal.

Dalam beberapa waktu terakhir, beredar pesan dan kontak mencurigakan yang menggunakan foto profil serta nama Herdi. Bahkan, pelaku menggunakan nomor berbeda untuk menghubungi sejumlah pihak dengan tujuan tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Herdiawan Waryadi menegaskan bahwa dirinya kerap mengalami kejadian serupa. Ia memastikan bahwa nomor yang beredar bukan miliknya dan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya.

“Kejadian seperti ini bukan pertama kali. Saya tegaskan, itu bukan nomor saya. Masyarakat harus lebih waspada dan tidak langsung percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat,” ujarnya, Kamis (26/3/26).

Fenomena ini menjadi perhatian serius, terutama di tengah meningkatnya penggunaan platform digital sebagai sarana komunikasi sehari-hari. Modus yang digunakan pelaku tergolong klasik, yakni dengan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap figur pejabat.

Herdi juga menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam praktik penipuan serupa.

“Pastikan setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu. Jangan langsung merespons, apalagi jika berkaitan dengan permintaan tertentu yang mencurigakan,” tegasnya.

Kasus ini umumnya memiliki pola yang hampir sama, di antaranya menggunakan foto profil pejabat asli, memakai nama lengkap dan jabatan resmi, menghubungi korban dengan nomor baru, dan mengirim pesan pribadi yang terkesan mendesak.

Sebagai langkah pencegahan, Herdiawan Waryadi mengimbau masyarakat untuk:

– Tidak menyimpan atau merespons nomor mencurigakan
– Melakukan verifikasi langsung melalui kanal resmi
– Tidak memberikan data pribadi kepada pihak tak dikenal
– Segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan

“Mari menjadi smart citizen. Jangan mudah percaya, selalu cek kebenaran informasi, dan laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” tambahnya.

Herdi kembali menegaskan bahwa seluruh komunikasi resmi terkait kedinasan dilakukan melalui jalur resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kejahatan digital terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kerugian.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page