AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Kolaborasi TNI dan Pemkab Sukabumi Bangun Jalan Strategis Lewat TMMD 127

Sukabuminow.com || Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 menjadi salah satu instrumen strategis percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Sukabumi. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan TNI, pembangunan difokuskan pada perbaikan akses jalan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, wilayah yang sebelumnya terdampak pergeseran tanah.

Pembangunan ini tidak sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari agenda pemulihan wilayah rawan bencana sekaligus upaya memperkuat konektivitas ekonomi masyarakat desa. Infrastruktur jalan dinilai sebagai kunci utama kelancaran distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, serta akses layanan publik.

Berdasarkan data teknis, pekerjaan fisik meliputi pengaspalan jalan sepanjang 680 meter dengan lebar 3 meter, serta pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter. Ruas ini menjadi jalur vital penghubung antarpermukiman dan akses menuju pusat kegiatan ekonomi warga.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menegaskan bahwa TMMD menjadi model kolaborasi efektif antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.

“Lokasi ini merupakan kawasan bekas pergeseran tanah yang membutuhkan penanganan serius. Infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berdampak langsung pada keselamatan dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Andreas usai upacara pembukaan TMMD ke-127 di Lapangan Desa Parakanlima, Selasa (10/2/26).

Ia menambahkan, Pemkab Sukabumi telah mengarahkan alokasi anggaran daerah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi untuk mendorong kemantapan jalan, terutama di kawasan perdesaan.

“Pembangunan jalan bukan hanya soal akses, tetapi juga fondasi pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kesenjangan wilayah,” tegasnya.

Selain pembangunan jalan, TMMD 127 juga menyasar sektor infrastruktur pendukung lain seperti Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Tembok Penahan Tanah (TPT), serta program nonfisik berupa edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol (Czi) Indra Gunawan menjelaskan bahwa seluruh kegiatan TMMD dirancang berdasarkan kebutuhan daerah hasil koordinasi bersama Pemkab Sukabumi.

“TMMD tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah. Semua titik sasaran ditentukan berdasarkan prioritas masyarakat,” jelasnya.

Sebanyak 150 personel gabungan TNI diterjunkan dalam program ini selama 30 hari, terhitung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Pelibatan masyarakat setempat juga menjadi ciri utama pelaksanaan TMMD, sehingga tercipta rasa memiliki dan keberlanjutan manfaat.

“Kami berasal dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Harapannya, infrastruktur ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan warga,” tutup Indra.

Melalui TMMD 127, Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen bahwa pembangunan desa bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan wilayah yang tangguh, terhubung, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page