TKW Asal Cisolok Meninggal di Malaysia, Keluarga : Kami Bagai Disambar Petir
Sukabuminow.com || Kepergian Milah, TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Kampung Bangkalok RT 03/06, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Janda berusia 27 tahun itu meninggalkan 2 orang anak laki-laki masing-masing berusia 12 tahun dan 5 tahun.
“Mendengar kabar itu, kami seperti disambar petir. Tapi, kami ikhlas dengan kepergian almarhumah,” tutur Alen (41), paman almarhumah Milah saat ditemui di rumah duka, Rabu (30/1/19).
Alen menuturkan, terakhir berkomunikasi melalui telepon dengan keponakannya itu pada 18 Januari 2019 lalu. Namun saat dihubungi kembali, keluarga mendapatkan kabar bahwa ibu 2 anak itu tengah sakit.
“Almarhumah mau kirim uang buat anak-anaknya. Tapi keburu sakit. Setelah itu saya mendapat kabar bahwa Milah meninggal,” bebernya.
Baca Juga :
- Selamat Jalan, Sang Pejuang Devisa Asal Cisolok
- Potensi Alam Cikakak, Tegaskan Pesona Kabupaten Sukabumi
Di tempat sama, Subyati Sopyana, Kepala Desa Caringin kepada Sukabuminow mengaku tidak mengetahui keberangkatan Milah ke Malaysia.
“Milah baru 8 bulan di Malaysia. Saya sendiri mendapat kabar dia meninggal dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Kami (pihak desa) tidak mengetahui riwayat kesehatan yang bersangkutan sebelum menjadi TKW,” ujarnya.
Meski begitu, lanjut Kades, Milah berangkat ke Malaysia melalui jalur resmi. Hal itu juga diakui pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk Malaysia di Kuala Lumpur.
“Sejak mendapat kabar Milah meninggal, kami intens berkomunikasi dengan KBRI. Alhamdulillah dapat dipulangkan. Penyebab pasti kematian belum diketahui karena ada pending laboratorium invetigasion. Tapi memang almarhumah sakit,” paparnya.
“Kami juga meminta kepada KBRI agar membantu mengurus gaji terakhir yang belum dibayarkan majikannya,” pungkasnya. (Yadi)
Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




