Tertembak Rekan Berburu, Pria Bogor Meregang Nyawa

Sukabuminow.com || Nahas dialami BS, warga Jl. Kalasan N. I/12 RT 05/09, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah sareal, Kota Bogor. Niatnya menyalurkan hobi berburu dalam turnamen berburu babi hutan malah berujung maut baginya.

Yang lebih miris, BS tewas usai tertembak oleh rekan berburunya, YH, warga Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Kejadiannya di sebuah kebun dalam Kawasan Hutan Perhutani Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, hari Sabtu tanggal 5 Februari lalu pukul 9 malam,” terang Wakapolres Sukabumi, Kompol Niko Nurullah, dalam konferensi pers di Gedung Presisi Polres Sukabumi, Kamis (10/2/22).

Niko mengatakan, saat kejadian, korban dan pelaku berjalan bersama memasuki kawasan hutan yang licin. BS berjalan paling depan dengan jarak sekitar lima meter dari YH.

“Saat di perjalanan, YH terpeleset kemudian terjatuh. Senjata api yang dibawanya membentur tanah dan meletus. Pelurunya mengenai pinggul sebelah kanan dari korban,” jelasnya.

Korban dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu, namun nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan hasil otopsi RSUD Sekarwangi Cibadak, korban meninggal akibat kehabisan darah setelah tertembak senjata yang jenis Mauser milik YH.

“YH dikenakan Pasal 359 KUHPidana dengan ancaman kurang lebih 5 tahun penjara,” tegasnya.

Niko menerangkan, untuk senjata yang digunakan YH tidak terdapat masalah, sebab telah ter-registrasi. Namun, pihaknya merilis anjuran ke jajaran Polres Sukabumi dalam hal ini Polsek, agar melarang kegiatan olahraga yang menggunakan senjata api termasuk berburu.

“Anjuran itu bersifat umum, karena terkait dengan masalah pandemi saat ini,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru