Sukabuminow.com || Salah satu negara di Asia Tenggara, Vietnam, memiliki teknologi maju dalam hal penangkaran benur dan kepiting. Atas dasar itu, pemerintah RI akan menjadikan Vietnam sebagai tempat belajar bagi para nelayan yang ingin mengembangkan benur dan kepiting.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan, saat berkunjung ke Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/3/19), mengatakan, para nelayan harus memiliki keterampilan dalam penangkaran benur dan kepiting. Sehingga tidak ada lagi nelayan yang terjerat kasus benur.
“Vietnam sudah sangat maju dalam menangkar benur dan kepiting. Kita ingin nelayan Kabupaten Sukabumi memiliki keterampilan serupa. Kita harus belajar dari sana (Vietnam),” tutur Luhut di depan masyarakat yang memadati Tempat Pelelangan Ikan Cikahuripan, Selasa (19/3/19).
Baca Juga :
Luhut menjelaskan, dua kemungkinan yang akan ditempuh pemerintah. Yakni memanggil ahli dari Vietnam atau mengirim para nelayan untuk belajar di Vietnam.
“Yang jelas, penangkaran benur dan lobster harus dibuat di sini. Jangan ada lagi yang menjual benur ke luar negeri. Budidayakan di sini, setelah besar baru jual. Itu yang benar,” pungkasnya. (Yadi)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
