AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Tata Ruang Eksplorasi Panas Bumi Cikakak Disoal, Ini Kata DPESDM Kabupaten Sukabumi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Kepala Dinas Perindustrian, Energi, dan Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi, Aam Amar Halim menegaskan, pengeboran yang dilakukan Badan Geologi melalui Pusat Sumber Daya Mineral Batu Bara dan Panas Bumi di Kecamatan Cikakak merupakan pengeboran panas bumi, bukan gas.

Hal itu dikatakannya usai mengikuti audensi bersama Forum Mahasiswa Peduli Lingkungan Sukabumi (FMPLS) di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/9/21).

Dalam audiensi itu, FMPLS mempertanyakan beberapa hal yang dinilai tidak sesuai peraturan dalam kegiatan pengeboran, di antaranya rencana tata ruang wilayah (RTRW), dilakukan di atas lahan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), dan ketiadaan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

“Jadi di kita itu bukan (pengeboran) gas, tapi panas bumi. Itu bukan PLTG tapi panas bumi,” ujar Aam.

Ia menjelaskan, untuk mendukung penjelasan yang ada, dalam kesempatan itu hadir pula Dinas Pertanahan Dan Tata Ruang Kabupaten Sukabumi untuk memfasilitasi hal itu.

“Dari sisi tata ruang meski ada di RTRW, kalau lari ke tambang seharusnya tidak ada Perda lagi. Cuman panas bumi ini masuk ke mana, ke tambang apa bukan. Itu saya belum paham,” jelasnya.

“Hari ini kegiatan di Cikakak itu eksplorasi, belum eksploitasi. Masih penelitian. Yang dipersoalkan rekan-rekan mahasiswa tadi itu tata ruang, bukan sisi pengeboran,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close