Reporter : Edo
Sukabuminow.com || Beredar postingan di media sosial terkait pelayanan Puskesmas Cisolok. Dalam postingan yang diunggah akun Bintang Terang tersebut, pengunggah mengeluh terkait pelayanan khususnya rujukan untuk ibunya yang akan berobat ke RSUD Palabuhanratu. Rencana berobat dibatalkan, sebab masalah rujukan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Cisolok, Heri Suherman, angkat bicara. Ia menegaskan, hal itu hanya miskomunikasi.
“Kalau Puskesmas, In Syaa Allah sudah sesuai SOP. Hanya mungkin miskomunikasi saja. Beliau waktu itu kurang lebih seminggu yang lalu datang ke sini, permasalahan rujukan sementara waktu itu posisi sakit, jadi ini seminggu. Yang lalu dan yang memposting itu berada di daerah perantauan, jadi hanya informasi saja. Nah mengenai postingan itu beliau hanya katanya, dari saudaranya. Ketika ditanya ini itu dia tidak tau,” terang Heri, Selasa (20/4/21).
Ia menjelaskan, saat ditanya pembuktian rujukan dan hal lainnya dari pihak rumah sakit, pasien tidak dapat menunjukkannya. Apakah masih berlaku atau tidak. Sebab aturan mainnya, kata Heri, rujukan itu bisa berlaku untuk tiga bulan.
“Intinya ada penyampaian yang belum dipahami. Intinya merujuk itu bukan keinginan sendiri tapi berdasarkan pemeriksaan dokter. Mengenai apa yang ditulisnya mengenai pelayanan rujukan, menurut saya tidak adanya komunikasi yang berjalan, sehingga terjadi miskomunikasi,” bebernya.
Heri menyampaikan, seandainya ada komunikasi yang tenang dari pihak pasien, pihaknya akan menjelaskannya secara gamblang.
“Untuk saat ini Alhamdulillah pasien tersebut sudah paham. Dan yang memposting pun sudah mengerti setelah diberi penjelasan baik itu via inbox maupun kolom komentar. Pemilik akun juga sudah meminta maaf melalui medsos,” ungkapnya.
“Harapan saya, masyarakat ketika menemukan kendala jangan langsung main medsos. Alangkah baiknya dilakukan komunikasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tandasnya.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
