AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Singkong Kabupaten Sukabumi Jadi Bahan Baku Industri Keripik Nasional

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki salah satu varietas singkong lokal unggulan yang telah berskala nasional. Varietas tersebut bernama Manggu MHAS, yang telah dilepas Kementerian Pertanian RI menjadi brand nasional pada 2023 lalu.

Menurut Subkor Sumber Daya Genetik Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Imas Latifah, Manggu MHAS memiliki sejumlah keunggulan sehingga mampu merajai komoditi singkong atau ubi kayu di Kabupaten Sukabumi. Imas menyebut, kecocokan dengan tanah Sukabumi menjadi salah satu keunggulannya.

“Kemudian keunggulan lainnya itu sisi produksinya tinggi. Rasanya lebih enak berdasarkan uji organoleptik dengan responden sekitar 40 orang di kantor. Kita jajarkan Manggu dengan ubi kayu lainnya, ternyata hasil uji itu Manggu dirasa lebih enak,” tuturnya, Selasa (8/10/24).

Imas menjelaskan, selain Manggu MHAS, komoditi ubi kayu lokal Kabupaten Sukabumi lainnya yakni hawara Bandung, robin, gajah, gebang, celeng, dan mentega. Namun baru Manggu yang telah memiliki nama atau menjadi brand nasional. Selain itu, Manggu MHAS juga telah menjadi bahan baku utama industri keripik yang telah memiliki merek di Indonesia.

“Beberapa merek keripik yang sudah sering kita lihat iklannya di TV, itu bahan bakunya Manggu MHAS. Dan jelas bikin kita bangga. Apalagi telah dilepas Kementan RI dan telah tersertifikasi,” terangnya.

Setelah dilepas menjadi brand nasional, Imas menyebut pihaknya akan terus menindaklanjutinya. Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi akan mengembangkan Manggu MHAS di lahan seluas 1 hektare kebun induk utama di balai benih Kecamatan Gunungguruh.

“Nantinya, bibit Manggu MHAS ini akan disebarkan ke seluruh poktan di seluruh wilayah. Karena ini sudah nasional, berarti nanti akan ada sertifikasi bibit oleh BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih),” tegasnya.

Selain singkong atau ubi kayu, kata Imas, pihaknya juga tengah melaksanakan pendaftaran buah lokal unggulan Kabupaten Sukabumi, yakni durian. Empat varietas yang menjadi juara dalam Festival Durian beberapa waktu lalu, yakni Gandaria, Si Lengut, Si Bugis, dan Si Nusa, akan didaftarkan.

“Itu termasuk dalam rencana kerja lima tahun kami. Kita daftarkan tahun ini supaya namanya tercantum di Pusat Perlindungan Varietas sebagai komoditas unggulan Kabupaten Sukabumi. Nanti kita juga akan cari nama untuk varietas-varietas itu. Orientasi kita sekarang ke pendaftaran durian dulu. Baru tahun depan ada sereh wangi, sereh dapur, dan cengkih,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page