Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bergerak cepat memulihkan kegiatan belajar mengajar di SDN Cikahuripan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cisolok pada 27 Oktober 2025 lalu.
Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Simpenan, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Ia menyebut, langkah cepat dilakukan agar proses belajar anak-anak tidak terhenti terlalu lama.
“Kami sudah turun langsung dan melakukan pendataan kebutuhan yang paling mendesak di SDN Cikahuripan. Pendataan ini penting agar bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan dan tidak tumpang tindih,” ujar Deden, Rabu (5/11/25).
Menurut Deden, hasil koordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), guru SD, dan SMP di wilayah Cisolok menunjukkan adanya sejumlah kebutuhan urgen, terutama seragam sekolah, buku pelajaran, dan alat tulis. Semua pihak kini bergerak bersama dalam menyalurkan bantuan bagi siswa yang terdampak.
“Kami ingin fokus pada kebutuhan prioritas. Kalau seragam yang paling dibutuhkan, maka kami arahkan bantuan ke situ. Setelahnya, baru dilanjut dengan kebutuhan lain seperti buku dan perlengkapan belajar,” jelasnya.
Deden menambahkan, sinergi lintas jenjang pendidikan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan. Dukungan datang tidak hanya dari komunitas pendidikan SD, tetapi juga dari guru SMP, relawan, dan masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur karena banyak pihak peduli. Komunitas guru, sekolah lain, dan relawan sudah berkoordinasi menanyakan kebutuhan di lapangan. Semoga minggu ini bantuan bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Lebih dari sekadar bantuan material, Deden menegaskan bahwa Disdik Sukabumi berkomitmen menjaga semangat belajar anak-anak agar tidak luntur akibat bencana. Ia menyampaikan bahwa pendidikan harus tetap berjalan, meskipun dalam kondisi darurat.
“Kami ingin memastikan setiap anak tetap memiliki ruang belajar. Jika ruang kelas belum bisa digunakan, kami akan atur alternatifnya. Yang terpenting, kegiatan belajar tidak terhenti,” tegasnya.
Deden juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan perangkat daerah lain untuk mendukung proses pemulihan infrastruktur sekolah. Selain itu, Disdik berencana memperkuat sistem kesiapsiagaan pendidikan dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Dengan langkah cepat dan kolaboratif ini, Disdik Kabupaten Sukabumi menunjukkan kepemimpinannya dalam menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan, memastikan SDN Cikahuripan dan sekolah terdampak lainnya segera bangkit dari bencana.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
